“Tim terbaiklah yang menang. Kami berjuang sejak awal dan kami tidak bisa menangani bola panjang mereka,” kata Guardiola.
“Kami tidak memiliki dinamika hari ini karena kami didikte oleh bola-bola panjang sehingga kami kalah. Kami telah melakukan yang luar biasa di Liga Champions dan juga di Liga Premier. Kami akan kembali dan bersiap untuk paruh kedua musim sekarang,” tambah pelatih asal Spanyol itu.
Di sisi lain, pelatih Brentford, Thomas Frank memuji penampilan para pemainnya saat menundukkan Manchester City. Bahkan ia menyebut ini merupakan kemenangan terbesar The Bees, julukan Brentford di Liga Primer Inggris.
“Pertunjukan yang menakjubkan. Berbicara kepada beberapa orang dari klub, ini mungkin hasil terbesar yang pernah ada, melawan salah satu klub terkaya di dunia, dan kami memiliki salah satu anggaran terendah di divisi ini,” jelasnya.
Sementara itu, Arsenal makin kokoh di puncak klasemen, setelah menang atas Wolveshampton Wanderers 2-0. The Gunners -julukkan Arsenal, kini unggul lima poin dari rival utama mereka Manchester City yang berada di peringkat kedua.
Arsenal tercatat telah meraup 37 poin dan memetik 12 kemenangan dari 14 pertandingan yang telah mereka lakoni di Liga Primer Inggris musim ini. Di tengah ketangguhan Arsenal pada kompetisi tertinggi dalam sis stem sepak bola Inggris itu, Manajer Arsenal Mikel Arteta justru memiliki kekhawatiran akan penurunan performa skuadnya.
Pasalnya, liga akan diliburkan sekitar enam pekan untuk Piala Dunia 2022 Qatar.
Dilansir dari laman RM.id, kondisi itu tentu akan sedikit menganggu performa Arsenal yang sedang panas di Liga, mengingat sejumlah pemain yang akan kembali ke negaranya dan melewati latihan. Arteta khawatir persiapan Arsenal di Liga menjadi terganggu setelah enam pekan libur.
“Ketika sebuah tim berada pada momen terbaik, Anda ingin terus bermain, tetapi itu tidak mungkin. Kami harus menggunakan waktu sekarang dengan cara sebaik mungkin dengan para pemain yang tidak berpartisipasi di Piala Dunia,” tutur Arteta.