jaringberita.com -
Duel Napoli vs AS Roma pada laga lanjutan Serie A di Stadio Diego Armando Maradona, dini hari nanti bakal menjadi momen spesial bagi pelatih Roma, Jose Mourinho. Dia berambisi memetik kemenangan sebagai kado ultahnya yang ke 60 tahun.
Diketahui, 26 Januari lalu adalah tanggal kelahiran pelatih berkebangsaan Portugal berjuluk The Special One itu.
Karena itu, dia ingin mewujudkan target Giallorossi meraih angka penuh di markas IPartenopei. Dengan kemenangan, tentunya akan jadi kado ideal untuk Mourinho.
Tapi, hal itu bukan hal mudah.Napoli sekarang berada dalam performa terbaik mereka.
Sang kandidat kuat juara Liga Italia musim ini masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 50 poin meski kini tidak lagi berstatus tanpa kekalahan.
Yang bisa membuat Mou-- sapaan karib Jose Mourinho-- semakin pusing adalah fakta jika AS Roma belum pernah menang lagi atas sang lawan sejak 2019. Pertemuan jilid pertama di Olimpico pada medio September tahun lalu pun berkesudahan dengan kekalahan tipis 0-1.
Beruntung saat ini motivasi pasukan Ibu Kota tengah membumbung tinggi. Paulo Dybala dan kolega menikmati laju positif sejak jeda Piala Dunia dengan mengumpulkan empat kemenangan plus satu imbang dari total lima pertandingan.
Gawang kawalan Rui Patricio juga sedang rajin terjaga kesuciannya dari gol dalam periode yang sama dengan empat clean sheet dikumpulkan. Jose Mourinho pastinya bangga.
Duel Napoli vs AS Roma yang juga dikenal sebagai Derby della Sole alias derby matahari tersebut dipastikan bakal semakin seru setelah nyaris tidak ada bintang yang absen di Maradona.
Kedua tim siap menurunkan line-up terbaik. Roma mungkin bakal tidak memainkan Nicolo Zaniolo, Rick Karsdorp, Gio Wijnaldum, dan Zeki Celik karena sejumlah alasan berbeda namun skuad mereka cukup dalam untuk mengatasi problem tersebut.
Kapten mereka, Lorenzo Pellegrini, siap melakukan come back dan diharapkan kehadirannya bisa membantu tim untuk menandingi ketajaman lini depan Napoli yang bertumpu pada duet Khvicha Kvaratskhelia dan Victor Osimhen.
Pemenang di laga ini akan mendapat keuntungan yang sangat besar. Napoli akan semakin mendekatkan diri pada scudetto pertama mereka sejak 1990 sementara AS Roma dapat menggenjot kans mereka untuk finis di empat besar Liga Italia mengingat gap dengan posisi runner-up hanya satu angka saja.
13 gol dari 14 start cukup membuat Victor Osimhen menjadi top skor sementara Liga Italia 2022/2023. Tanpanya, Napoli tidak akan melaju sekencang ini.
Ada kans jika musim depan bomber subur Nigeria ini akan hijrah ke klub lain namun fokusnya untuk IPartenopei seolah tidak terpecah. Andai mampu mengantarkan scudetto ke Naples maka sosoknya akan dipuja di sana layaknya Diego Maradona.
Tapi biar bagaimanapun, laga nanti dipastikan sengit. Kedua tim bakal turun dengan kekuatan terbaik. Performa Tammy Abraham bahkan sudah ditunggu fans Roma.
Sebab, seperti dilansir rm.id, usai hanya bikin tiga gol di paruh pertama musim, performa striker berkebangsaan Inggris tersebut membaik dengan menyumbang dua gol dan dua assist pasca pergantian tahun.