Perseteruan Makin Panas Di Skuad Setan Merah, Ten Hag Coret Ronaldo


Perseteruan Makin Panas Di Skuad Setan Merah, Ten Hag Coret Ronaldo

jaringberita.com -Perseteruan Cristiano Ronaldo alias CR7 dengan Manchester United (MU) makin panas. Pelatih Erik Ten Hag pun kabarnya moncoret CR7 dari skuad Setan Merah.

Sumber terpercaya menyebutkan, Erik Ten Hag akhirnya memberi reaksi atas curhatan CR7 dalam wawancaranya dengan Piers Morgan di TalkTV, akhir pekan lalu. Kala itu, Ronaldo menyinggung soal pengkhianatan kepada dirinya di klub, rasa tidak respek kepada Erik Ten Hag, dan tempat latihan MU yang tidak banyak berubah sejak kedatangannya di periode pertama.

Curhatan pemain Timnas Portugal ini tentu menjadi jawaban atas alasan kengototan CR7 ingin hengkang dari Old Trafford, dan sikap kerasnya terhadap klub sepanjang musim ini. Contohnya ketika di awal musim, CR7 sempat telat datang ke sesi pramusim, menolak bermain, sampai pernah tinggalkan stadion lebih cepat sebelum laga tuntas.

Dilansir dari ESPN, sumber terpercaya mengatakan, kalau manajer Erik Ten Hag sudah ambil tindakan atas curhatnya Cristiano Ronaldo. Yaitu mencoretnya dari skuad Manchester United.

Usut punya usut, Ten Hag sudah punya aturan buat para pemain MU. Salah satunya (dari lima aturan utama) adalah larangan mengumbar masalah internal ke luar ruang ganti. Seluruh keluhan harus disampaikan langsung kepada Ten Hag. Aturan ini diberlakukan Ten Hag demi menjaga keharmonisan dalam skuad Setan Merah.

Pihak Manchester United juga sudah angkat bicara atas cuap-cuap Cristiano Ronaldo. Dilansir dari RM.id, MU akan ambil tindakan dengan sangat hati-hati, yang terpenting adalah tetap fokus untuk mengarungi musim kompetisi 2022/2023.

Manchester United menyadari liputan media terkait sebuah wawancara dengan Cristiano Ronaldo. Klub akan mempertimbangkan respons-respons setelah fakta-fakta penuhnya dipastikan,” ungkap pernyataan MU.

“Fokus kami tetap ke persiapan untuk paruh kedua musim dan melanjutkan momentum, keyakinan, dan kebersamaan yang dibangun di antara para pemain, manajer, staf, dan para suporter,” demikian pernyataannya.


Tag: