jaringberita.com -Striker Inter Milan Lautaro Martinez pesimis timnya meraih trofi juara Serie A musim 2022/23. Nerazzurri sudah terlalu banyak kehilangan poin sehingga sulit mengejar ketertinggalan tim papan atas.
Inter sejatinya tampil perkasa di awal musim. Tapi perlahan merosot dan akhirnya terjerumus ke peringkat tujuh klasemen sementara walau sukses menang di tiga pertandingan terakhir.
Sebab, dari 11 laga yang dimainkan, Inter tercatat menelan empat kali kekalahan, dan harus tertinggal delapan poin di belakang sang pemuncak, Napoli.
Kemenangan terakhir Inter tercipta saat melawan Fiorentina akhir pekan lalu. Mereka menang 4-3, tapi Martinez justru pesimis timnya mampu bersaing dengan papan dan meraih gelar juara musim ini.
Menurutnya, kebangkitan Inter sudah terlambat. Jarak dengan Napoli sudah terlampau jauh. “Saya rasa sudah tidak mungkin lagi kami mengejar ketertinggalan atas Napoli. Kami telat bangkit. Saat ini kami hanya bisa fokus untuk pulih,” kata Martinez seperti dikutip dari Football Italia, kemarin.
Pemain asal Argentina itu sendiri sukses menjadi kunci peningkatan performa Inter akhir-akhir ini. Dia mencetak empat gol dan membuat dua assist dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Martinez yang bakal tampil pada perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar November mendatang juga tercatat menjadi striker Inter pertama yang mencetak gol dan memberi assist dalam 15 menit pertama pertandingan Serie A. Statistik ini membuatnya menyamakan rekor Diego Milito, yang dicetak 19 Januari 2011 saat melawan Cesena.
Kepada Daily Mail Martinez mengaku. Meski peluang meraih trofi sudah tertutup, dia menegaskan tidak akan pindah ke klub lain. Dia sudah terlanjur jatuh cinta kepada Inter dan akan bertahan hingga kariernya habis.
“Saya sudah berada di sini selama lima tahun, saya bahagia di sini bersama Inter, saya sungguh berharap menjadi legenda klub ini. Saya sudah meneken kontrak baru setahun lalu dan hanya perlu fokus kepada Inter,” dilansir dari RM.id kata Martinez.