jaringberita.com -Timnas Italia sukses meraih poin penuh saat menjamu Inggris pada laga kelima babak kualifikasi Grup C UEFA Nations League 2022 di San Siro, dini hari kemarin.
Gol tunggal penentu kemenangan Gli Azzurri-julukan Timnas Italia dicetak Giacomo Raspadori. Gol itu tercipta di menit ke-68, atau setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Hasil ini membawa Italia naik ke posisi dua klasemen Grup C dengan delapan poin. Inggris semakin terbenam di dasar grup dengan 2 poin tanpa pernah meraih kemenangan, serta dipastikan degradasi ke Liga B musim depan.
Kemenangan Italia ini sebetulnya sudah terlihat sejak menit awal. Mereka langsung menggebrak jalannya pertandingan dengan melancarkan serangan secara membabi buta.
Serangan-serangan itu bahkan langsung membuat Italia berpeluang unggul lebih dulu. Tepatnya di menit keempat, tandukan Federico Dimarco nyaris menjebol gawang Inggris, tapi bola berhasil diblok keluar kiper Inggris, Nick Pope.
Tim tuan rumah lebih mendominasi serangan hingga memasuki setengah jam pertandingan. Namun, tidak ada peluang yang membahayakan gawang Inggris. Tim tamu balik mengancam pada menit ke-41. Bola tendangan spekulasi Harry Kane dari luar kotak penalti melenceng di atas gawang Italia.
Tidak ada gol tambahan tercipta hingga memasuki turun minum. Babak pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0. Harry Kane terkapar di lapangan enam menit babak kedua berjalan. Kapten Inggris itu beradu kepala dengan bek Italia, Rafael Toloi.
Wajah Kane tampak berdarah dan langsung mendapatkan perawatan dan dibawa ke pinggir lapangan. Dia dapat kembali melanjutkan pertandingan.
Italia mendapat peluang pada menit ke-64. Bola tembakan Giacomo Raspadori di kotak penalti ditepis keluar Pope.
Italia baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-68. Bola sepakan terukur Raspadori di kotak penalti meluncur mulus ke gawang Inggris.
Tim tamu bermain lebih menyerang demi mengejar ketertinggalan. Dua kali sepakan terarah Kane pada menit ke-76 bisa diblok Gianluigi Donnarumma.
Italia hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-84. Bola sepakan Dimarco dari sisi kiri kotak penalti membentur tiang gawang Inggris.
The Three Lions-julukan Timnas Inggris gagal mencetak gol penyeimbang hingga pluit panjang berbunyi. Pertandingan tuntas untuk kemenangan Italia 1-0.
Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, seperti dilansir RM.id, mengaku puas dengan performa anak asuhnya meski hanya menang tipis atas Inggris. Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan timnya telah memiliki karakter kuat walau menang dari Inggris yang turun dengan mayoritas pemain minim pengalaman.
“Seperti yang saya katakan, sistem adalah satu hal, tetapi yang penting adalah karakter skuad, keinginan untuk menyerang dan mengambil kendali,” kata Mancini dikutip dari Football Italia, kemarin.
“Kami masih kurang pengalaman di tim dan ada beberapa pemain yang sangat muda, tapi kami bermain bagus hari ini,” tuturnya.
Mancini menilai bahwa kemenangan sangat penting bagi timnya paska gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Sebab, usai dilakukan perombakan skuad dengan memasukkan mayoritas pemain muda, Timnas Italia perlahan mulai bangkit dari keterpurukan.
Untuk jeda internasional kali ini, dia memanggil 29 pemain dan tiga di antaranya merupakan wajah baru. Mereka adalah Ivan Provedel (Lazio), Guglielmo Vicario (Empoli), dan Pasquale Mazzocchi (Salernitana).