jaringberita.com - Bintang sepak bola Ghana
Christian Atsu ditemukan tewas di bawah reruntuhan gedung apartemennya di
Turki Selatan setelah gempa pada Senin (6/2/2023) pekan lalu.
Agen Atsu, Murat Uzunmehmet, mengonfirmasi kematian kliennya setelah pemain berusia 31 tahun itu hilang sejak gempa bumi melanda Turki dan Suriah pada 6 Februari 2023 lalu.
"Jenazah Christian Atsu ditemukan di bawah reruntuhan," kata Uzunmehmet kepada wartawan mengutip ESPN, Minggu (19/2/2023).
Seperti diketahui, klub sepak bola Hatayspor yang dibela Atsu terletak di kota Antakya, di mana wilayah Selatan Turki paling parah terkena gempa. Atsu bergabung dengan Hatayspor pada September lalu setelah bermain dengan klub Liga Premier Inggris Everton, Chelsea dan Newcastle United.
Menurut ESPN, manajer Hatayspor mengatakan Christian Atsu tetap bersama timnya setelah mencetak gol kemenangan dalam pertandingan Super Lig 5 Februari 2023. Dia awalnya dijadwalkan untuk terbang keluar dari area tersebut beberapa jam sebelum gempa terjadi.
Akun Twitter resmi Premier League berbagi penghormatan pada hari Sabtu untuk menghormati kematian Christian Atsu, mengatakan mereka "sangat sedih" dengan kehilangan tersebut.
"Kami tidak akan melupakanmu, Christian Atsu. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan kesedihan kami," tulis organisasi itu.
Melansir Katakini, Christian Atsu mewakili Ghana dalam 65 pertandingan, membantu timnya mencapai final Piala Afrika 2015 di mana mereka kalah dari Pantai Gading.
Newcastle United dan Chelsea juga memberikan penghormatan kepada mantan pemain mereka.
"Pemain bertalenta dan pribadi yang spesial, dia akan selalu dikenang oleh para pemain, staf, dan pendukung kami," tulis Newcastle United di web mereka.
"Chelsea mengirimkan belasungkawa tulus kami kepada keluarga dan teman-teman Christian dan kepada semua yang terkena dampak tragedi gempa," tulis klub London itu.