Xavi bersikeras akan fokus ke liga domestik. Terlebih, saat ini Barcelona sedang dalam tren yang cukup positif di Liga Spanyol 2022/2023. “Saya pikir itu akan menjadi pertandingan bagus untuk para penggemar. Kami harus melupakan Liga Champions dan fokus ke Liga,” tuturnya.
Xavi juga mengatakan, Barcelona mengincar gelar-gelar lain seperti Copa Del Rey, Piala Super Spanyol dan tentunya Liga Europa di musim ini. Itu sebabnya, entrenador berusia 42 tahun itu enggan terlalu lama larut dalam kesedihan.
“Saya masih berpikir positif, meski Liga Champions merupakan pukulan besar. Kami masih bisa berjuang untuk Liga Spanyol, Copa Del Rey, Liga Eropa, Piala Super Spanyol,” ujarnya.
Xavi menyadari, dia bisa mendapat surat pemecatan jika tim asuhannya gagal meraih trofi di akhir musim 2022/2023. Barcelona baru saja dipastikan gagal melaju ke babak knockout Liga Champions. Blaugrana kalah bersaing dengan Bayern Munchen dan Inter Milan di Grup C.
Untungnya, Barcelona masih akan tampil di kompetisi Eropa. Robert Lewandowski dipastikan akan menjalani partai play-off knock-out Liga Europa pada Februari 2023. Dilansir dari RM.id, Xavi juga mengakui, trofi juara masih menjadi target Barcelona musim ini. Jika tak mampu mewujudkan, bisa jadi Xavi akan dipecat oleh manajemen.