jaringberita.com - Sebanyak dua wilayah di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Aceh Timur dan Kota Subulussalam terendam oleh banjir.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, untuk banjir yang terjadi di Aceh Timur, berlangsung pada Senin (31/10/2022), pascahujan dengan itensitas tinggi yang menyebabkan meluapnya debit air sungai hingga pemukiman warga pukul 04.15 waktu setempat.
Pusat Pengandalian Operasi (Pusdalops) mencatat, hingga pukul 08.00 WIB, banjir masih menggenangi wilayah tersebut. Hasil pendataan sementara, sebanyak 50 kepala keluarga terdampak dan semuanya memilih mengungsi ke tempat lebih aman.
"Selain itu 50 unit rumah warga terendam banjir dengan ketinggian muka air mencapai 200 sentimeter," ungkapnya, Selasa (1/11/2022).
Muhari menjelaskan, adapun wilayah terdampak ialah Gampong Pante Kera dan Gampong Batu Sumbang di Kecamatan Simpang Jernih. Kemudian Gampong Jering yang berada pada wilayah Kecamatan Serba Jadi.
Sementara itu di Kota Subulussalam, banjir yang terjadi juga dipicu hujan deras dengan itensitas tinggi pada Senin (31/10/2022) pukul 05.15 waktu setempat.
Tercatat tiga desa di wilayah Kecamatan Sultan Daulat terdampak banjir, seperti Desa Jabi-Jabi, Desa Sigrun dan Desa Suka Maju.
Menurut laporan yang diterima Pusdalops BNPB, sebanyak 245 kepala keluarga dan 245 unit rumah warga tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 100 centimeter.
"Sejauh ini velum ada laporan terkait pengungsian maupun korban jiwa akibat peristiwa ini," tandasnya.