jaringberita.com -Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebutkan, ada benang merah antara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 lalu dan Pemilu 2024. Yakni togetherness atau kebersamaan.
Inilah yang akan membangun kepemimpinan Indonesia ke depan. Bahkan, kata Menteri Koordinator Perekonomian itu, di KTT APEC yang digelar di Bangkok setelah suksesi G20 di Bali, semua negara menengok ke Indonesia untuk pembentukan deklarasi.
Di sinilah sisi kepemimpinan Indonesia muncul dengan menawarkan referensi hasil Deklarasi G20.
“Akhirnya, di menit terakhir semua anggota APEC, lewat kebersamaan, bisa menerima deklarasi dan pasal-pasal di G20. Indonesia set the tone, Indonesia menentukan dalam perubahan politik global ke depan. Ini mendapat apresiasi dari berbagai negara. Ini luar biasa,” tandasnya.
Kisah suksesi kepemimpinan Indonesia di kancah internasional ini disebutnya memiliki benang merah dengan Partai Golkar yang akan menghadapi Pemilu 2024. Menurutnya, pesta demokrasi nanti pun sama. Pemilu bukan tujuan akhir. Tujuan akhir Golkar adalah mensejahterakan rakyat.
Dia mengingatkan, tidak ada satu pun parpol di Indonesia yang bisa menang Pemilu sendiri. Siapa pun yang menang, tegas Airlangga, masih minoritas. Karena hari ini, tidak ada parpol yang bisa menang 50 persen.
“Karena itu, Golkar sejak awal membentuk koalisi dalam sebuah kebersamaan, agar bisa menang pemilu dan menang di Pemerintahan,” semangatnya, dalam arahannya di penutupan Rakornas MPO DPP Partai Golkar di Jakarta, belum lama ini.
Dari pengalaman perjalanan parpol selama ini, Airlangga menggambarkan, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik. Mengenai betapa pentingnya membentuk koalisi partai politik dan kebersamaan.