PAN Tertawa Cekikikan

Diramal Gembos Di Tengah Jalan

PAN Tertawa Cekikikan
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi.

jaringberita.com -Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) menjamin Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) nggak bakalan gembos di tengah jalan menuju Pemilu 2024.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi mengaku geli dengan pihak yang meragukan kesolidan KIB. “Kan baru ada satu koalisi yang resmi yaitu, KIB dan PDIP sendiri yang dapat mengusung paslon di pilpres. Lalu, koalisi yang dipercaya publik yang mana saat ini? Kok dipercaya hehehe. Aneh bin ajaib,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, belum lama ini.

Soal Capres, KIB memprioritaskan dari internal partai politik. Selaiknya Golkar menjago­kan Ketua Umum nya, Airlangga Hartarto, PAN juga menjagokan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan alias Zulhas. “Nanti, penentuan paslon dari KIB akan diputuskan secara musyawarah mufakat, tidak voting,” terangnya.

Salah satu petinggi Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) itu mengamini KIB memonitor figur di luar koalisi. Termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bahkan, PAN mengapresiasi kesediaan Ganjar untuk maju sebagai Capres 2024.

Kehadiran Ganjar di bursa Pilpres 2024, dipastikan me­warnai mozaik pesta demokrasi mendatang. Logikanya, semakin banyak calon, maka semakin banyak alternatif pilihan ma­syarakat dalam menentukan pimpinan nasional.

Diungkapkan, Ganjar adalah salah satu figur yang diusulkan menjadi calon presiden di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tahun 2022. Proses pencalonan Ganjar mulai dari bawah, ber­dasarkan penjaringan aspirasi yang dilakukan pengurus di tingkat daerah dan provinsi.

KIB memonitor figur dari luar KIB. Nanti kita lihat bagaimana dinamika politik selanjut­nya,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno memastikan, KIB bukan sekocinya Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024.

“Tidak ada wacana terse­but,” ujar Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno, ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Putra mantan Ketua DPR, Agung Laksono itu juga mem­bantah bahwa KIB yang dimo­tori Golkar, PAN, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tengah gembos dan menjadi koalisi yang paling tidak dimi­nati publik.

Asumsi itu, kata dia, terpatahkan dengan kehadiran semua Ketua Umum parpol yang tergabung di KIB dalam acara HUT Partai Golkar yang digelar belum lama ini.

Sebelumnya, pengamat komu­nikasi politik, Hendri Satrio melontarkan opini keras terhadap KIB. Dia menyebutnya sebagai KPG, alias Koalisi Penyelamat Ganjar yang terbentuk atas ara­han Istana. Sejumlah indikator dirasionalisasikan.

Di antaranya, Presiden Jokowi dicitrakan mendukung Ganjar Pranowo sebagai penerusnya. Padahal, struktur PDIP lebih solid mendukung Puan Maharani, anak ideologis partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

Maka untuk memuluskan ren­cana KPG, pembentukan sebuah koalisi yang isinya partai politik penurut tanpa tokoh sentral kuat menjadi penting. KPG tampak cocok untuk Golkar, PPP, dan PAN.

Hendri memaparkan, hasil jajak pendapat yang dirilis oleh Litbang Kompas beberapa waktu lalu memperlihatkan KIB menjadi koalisi yang paling tidak dipercaya publik akan lanjut hingga pendaftaran calon presiden di KPU. Hasil jejak pendapat tersebut seirama dengan hasil focus group discussion yang diselenggarakan lembaga survei KedaiKOPI pada September lalu.

Memang koalisi ini merupakan yang pertama mendeklarasikan kebersamaan. Namun sampai hari ini, mereka belum memiliki tokoh yang kuat sebagai bakal calon presiden. Nama Ganjar Pranowo yang diprediksi akan jadi tokoh sentral KIB hingga hari ini belum tampak memiliki nyali untuk meninggalkan PDI Perjuangan


Tag: