Ngeri, Pemuda di Purwakarta Bacoki Ibu Kandung Hingga Tewas


Ngeri, Pemuda di Purwakarta Bacoki Ibu Kandung Hingga Tewas
Pixabay
Ilustrasi

jaringberita.com - Seorang anak berinisial TS (26) di Kampung Ngenol, Desa Gunung Hejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Masitoh (46) dengan cara sadis. Oleh sang anak, korban dibacoki hingga 20 kali yang menyebabkannya tewas, Selasa (20/9/2022).

"Pengakuan pelaku, dia melakukan pembacokan sebanyak kurang lebih 20 kali," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, dilansir dari Okezone, Kamis (22/9/2022).

Menurut Ibrahim, berdasarkan hasil pemeriksaan, TS beralasan kesal kepada ibunya hingga tega melakukan perbuatannya.

"Tersangka kesal kepada korban (ibu kandungnya) karena cerewet sering marah-marah," jelasnya.

Lebih lanjut Ibrahim menerangkan, meski berdasarkan pemeriksaan pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa, namun pihaknya tetap melakukan proses hukum.

Menurutnya, adanya kesalahan pada pelaku harus ditentukan terlebih dahulu kemampuan bertanggung jawab, hubungan kejiwaan serta faktor kesengajaan atau kelalaiannya.

"Untuk mengetahui lebih dalam, maka pelaku harus diperiksa kembali kondisi kejiwaannya, apakah memenuhi kriteria sebagai sakit jiwa," jelasnya.

Sebelumnya, masyarakat digegerkan kabar peristiwa pembunuhan yang dilakukan TS terhadap ibu kandungnya, Masitoh. Korban tewas lantaran mengalami luka cukup serius di bagian leher belakang hingga nyaris putus.

Pelaku yang langsung diamankan tak lama setelah insiden tersebut terjadi langsung menjalani pemeriksaan pihak kepolisian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, pelaku diketahui menjalani pengobatan atas gangguan jiwa yang dialaminya sejak 2019 lalu.

"Indikasi awal pelaku mengalami ganguan jiwa dan sudah berobat sejak 2019," ujar Ibrahim, Rabu (21/9/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, termasuk keterangan saksi, lanjutnya, pelaku biasanya melamun jika obatnya habis. Namun, kali ini, pelaku marah hingga tega menghabisi nyawa ibu kandungnya.

"Baru pertama kali ini dia (pelaku) melakukan hal seperti ini, biasanya gak pernah marah-marah, kalau obatnya habis hanya suka bengong dan melamun. Penanganan saat ini oleh Satreskrim Polres Purwakarta," katanya.

Editor
: Nata

Tag: