Bantuan yang dilepas untuk Pemerintah Turki pada hari ini berupa 20 jenis paket logistik dan peralatan. Adapun rinciannya meliputi selimut hangat 5.000 lembar, selimut hangat silikon elyaf 5.000 lembar, tenda pengungsi ukuran 6x12 sebanyak 27 set, tenda keluarga PVC ukuran 4x4 sebanyak 100 set, tenda PVC ukuran 3,5x4 sebanyak 200 set, tenda keluarga PVC tegak sebanyak 50 set, tenda keluarga PVC miring sebanyak 50 set dan tenda ukuran 4x6 sebanyak 100 set.
Kemudian paket makanan siap saji sebanyak 15 ribu paket, sleeping bag 1.000 set, genset 2KVA 1.000 unit, velved aluminium 150 set, hygiene kit 1.000 paket, sweater anak 2.000 potong, sweater dewasa 2.000 potong, matras 1.000 lembar, kain kafan 1.500 lemvar, jaket anak 1.200 potong, jaket dewasa 1.200 potong dan rendang daging masing-masing 1 kilogram sebanyak 750 paket.
Selanjutnya paket logistik dan peralatan bagi Suriah adalah selimut hangat 5.000 lembar, tenda pengungsi ukuran 6x12 sebanyak 5 set, makanan siap saji 8.000 paket, sleeping bag 3.240 set, gense 2KVA sebanyak 250 set, velbed aluminium 400 set, hygiene kit 1.000 paket, sweater anak 5.000 potong, sweater dewasa 5.000 potong, matras 3.000 lembar, kain kafan 4.300 lembar, jaket anak 5.000 potong, jaket dewasa 5.000 potong dan rendang daging masing-masing 1 kilogram sebanyak 500 paket.
Seluruh bantuan itu diangkut menggunakan empat pesawat berbadan lebar milik maskapai Garuda Indonesia jenis Airbus A330-300. Dua pesawat akan terbang ke Turkiye dan dua lainnya langsung ke Suriah.
Oleh pihak maskapai Garuda Indonesia, keempat pesawat sebelumnya telah disesuaikan untuk memuat barang atau kargo dan hanya disediakan beberapa penumpang saja. Hal itu bertujuan agar pesawat dapat memuat lebih banyak barang.
“Sesuai arahan bapak Presiden, kami hari ini turut terbang ke Turkiye untuk memastikan bantuan kemanusiaan yang kita bawa dapat diterima dalam keadaan baik. Sehingga kemudian bantuan ini dapat segera diberikan kepada saudara-saudara kita di sana,” tambah Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.