Minggu, 04 Oktober 2026

Setelah Abstain Di UU IKN, Paloh Dipersilakan Keluar Dari Koalisi

- Minggu, 27 November 2022 13:00 WIB
Setelah Abstain Di UU IKN, Paloh Dipersilakan Keluar Dari Koalisi

jaringberita.com - Sejumlah parpol di koalisi pendukung pemerintah mulai gerah dengan sepak terjang NasDem. Partai besutan Surya Paloh yang memilih abstain di pembahasan revisi Undang-undang Ibu Kota Negara (IKN) itu, dianggap sudah tak sejalan dengan koalisi. Paloh pun dipersilakan keluar dari koalisi.

Dari 7 fraksi pendukung pemerintah di parlemen, hanya NasDem yang mengambil sikap berbeda soal masuknya revisi UU IKN dalam Prolegnas 2023. Jika PDIP-Golkar-Gerindra-PKB-PAN-PPP setuju, NasDem memilih sikap abstain saat dilakukan pengambilan suara fraksi. Sementara 2 partai oposisi, yakni PKS dan Demokrat menyatakan menolak.
Sikap NasDem yang bergaya oposisi ini dikritik rekan partai di koalisi pemerintah. PAN bahkan tak ragu-ragu menyebut sikap NasDem sangat tidak wajar. Mengingat hingga saat ini, NasDem masih bagian dari koalisi pemerintahan Jokowi.
"Karena partai non Pemerintah memainkan peran dan fungsi untuk berbeda dan mengkritisi kebijakan Pemerintah. Namun menjadi tidak wajar jika NasDem masih menjadi partai koalisi Pemerintah," kata Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, kemarin.
Kendati demikian, PAN menghormati sikap NasDem. Dia menyerahkan sikap NasDem yang mbalelo itu kepada publik untuk menilainya. "Publik akan menilai mengapa NasDem bersikap berbeda dengan Pemerintah, padahal masih menjadi partai koalisi Pemerintah," ujarnya.
Sedangkan tanggapan PKB santai tapi nyakitin. Mau abstain atau menolak, bagi partai besutan Muhaimin Iskandar itu, tidak akan memengaruhi keputusan bulat DPR untuk merevisi UU IKN. "Kami hormati keputusan NasDem, toh nggak ngaruh apa-apa," sebut Waketum PKB Jazilul Fawaid, kemarin.
Mengingat tanpa sikap setuju NasDem, koalisi Istana sudah memegang mayoritas di DPR. Bahkan, PKB mempersilakan NasDem keluar dari koalisi pendukung Jokowi. "Tanpa NasDem pun sudah dapat dukungan mayoritas di DPR. Kalau NasDem mau keluar dari koalisi juga tidak ada masalah," tambah Gus Jazil, sapaan Jazilul Fawaid.
beritaTerbaru