Selasa, 20 Oktober 2026

BPOM Pastikan Obat Batuk Buatan India yang Diduga Sebabkan 66 Anak Tewas Tak Terdaftar di Indonesia

- Selasa, 11 Oktober 2022 17:00 WIB
BPOM Pastikan Obat Batuk Buatan India yang Diduga Sebabkan 66 Anak Tewas Tak Terdaftar di Indonesia
OkeZone/iStock
Direktur Pelayanan Kesehatan Gambia Mustapha Bittaye menyatakan telah menarik penjualan obat-obat tersebut dari pasaran karena insiden itu.
Pemerintah setempat juga melakukan penyelidikan setelah terjadinya lonjakan kasus cedera ginjal akut pada anak-anak di bawah usia lima tahun sejak akhir Juli 2022.
Kelompok anak yang meninggal dunia akibat hal itu diketahui mengalami sejumlah gejala, seperti sulit buang air kecil, demam, muntah, dan gagal ginjal.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pernyataan resminya telah mengeluarkan peringatan global untuk empat sirup obat batuk yang diduga berkaitan dengan kematian 66 anak di Gambia.
Menurut WHO, keempat obat itu diproduksi oleh perusahaan India, Maiden Pharmaceuticals, yang diduga tidak memiliki jaminan keamanan produk.
Analisa laboratorium dari sampel empat produk menunjukkan bahwa semua obat batuk sirup tersebut mengandung dietilen glikol dan etilen glikol sebagai kontaminan yang jumlahnya melebihi batas aman.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
4 Tips Membeli Obat Batuk Menurut BPOM Agar Aman!
BBPOM Medan Sidak Dagangan Takjil dan Supermarket, Antisipasi Pangan Tidak Layak Edar
BBPOM Medan Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Publik
Soal Kasus Keracunan Ciki Ngebul, Begini Imbauan BBPOM di Medan
900.576 Botol Obat Sirop Tercemar EG dan DEG Dimusnahkan
Jelang Nataru, Ini yang Dilakukan BBPOM di Medan
komentar
beritaTerbaru