14 DPW Dukung Ganjar Pranowo, Partai Ka’bah Belajar Ke Pemilu 2019 Deh


14 DPW Dukung Ganjar Pranowo, Partai Ka’bah Belajar Ke Pemilu 2019 Deh
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

jaringberita.com -Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono menyebutkan, ada 14 Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PPP yang mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres). Apakah itu akan menaikkan elektabilitas Partai Ka’bah?

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS) Agung Baskoro mengingatkan, jika tujuan mendukung Ganjar untuk mendapat coat tail effectalias efek ekor jas, maka Partai Ka’bah perlu hati-hati. Menimbang dalam Pemilu 2019, suara PPP turun drastis setelah mendukung Jokowi.

“Waktu itu, PPP masuk koalisi yang mendukung Jokowi. Kader nasionalis seka­ligus akar rumput PPP lebih banyakyang mendukung Pak Prabowo. Banyak yang kece­wa dan PPP pemilu lalu suaranya minim hampir tidak lolos Parliamentary Threshold,” terang Agung.

Meskipun, ada banyak fak­tor yang menyebabkan suara Partai Ka’bah turun. Seperti bergejolaknya kondisi internal partai. Namun, setidaknya, pada pemilu kemarin, PPP malah menerima musibah ketimbang berkah elektoral.

“Artinya efek ekor jas bukan saja bisa memberikan insentif, tapi juga disinsentif jika salah menyikapinya. PPP mesti lebih cermat dalam Pemilu 2024 bila tak ingin terlempar dari Senayan,” ingatnya.

Selain itu, lanjut Agung, karena kader-kader PDI Perjuangan seperti Presiden Jokowi atau Ganjar Pranowo suka atau tidak lebih identik dengan merah ketimbang hijau. Tokoh-tokoh ini cenderung lebih optimal memberi­kan dampak ke partai-partai nasionalis.

“Sehingga, akan lebih op­timal bagi PPP untuk meraih efek ekor jas saat mendukung tokoh lain. Misalnya, Anies Baswedan yang diidentikkan sebagai figur hijau sebagaima­na basis massa tradisional PPP,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mardiono mengatakan, saat ini ada 14 DPW PPP yang mendukung Ganjar sebagai capres dalam Pilpres 2024.

“Kalau tidak salah ada 14 wilayah mengusulkan (agar) DPP bisa mencalonkan Pak Ganjar,” aku Mardiono di Istana Negara, Rabu (23/11).

Namun, dukungan ini belum final. Soal capres-cawapres, Ka’bah masih berproses. Ka’bah juga mesti komunikasi dengan parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). “Kami sedang berproses. Kami akan bawa ke KIB. Harapan saya, calonnya sama dengan koalisi,” sebut dia.

Mardiono juga belum bisa memastikan kapan nama ca­pres dari PPP maupun KIB diumumkan. Baik PPP mau­pun KIB masih mencermati dinamika politik. “Kami akan hati-hati mencermati dinamika yang berkembang. Karena bukan mustahil akan ada KIB plus ada partai-partai lain bergabung,” tandas Mardiono.

Sedangkan Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga ikut gabung KIB tak mau men­campuri urusan internal PPP.

“Soal PPP itu menjadi urusan rumah tangga internal PPP. PAN tidak akan ikut campur karena menjaga fatsun poli­tik,” kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi di­tanya soal dukungan belasan DPW PPP kepada Ganjar.

Ditegaskan, setiap partai di KIB berhak menentukan capres yang bakal diusung. Setelah ditetapkan usulan capres, baru akan dimusyawarahkan.

“Nanti baru KIB secara musyawarah mufakat, aklamasi, menentukan. Saya kira semuanya masih dinamis dan cair. Kita lihat proses politik selanjutnya,”tandas Viva seperti dilansir RM.id.


Tag: