Palmar hiperhidrosis memiliki beragam tingkat keparahan. Pada level ringan, efeknya hanya rasa tidak nyaman atau malu.
Namun, pada kondisi besar, palmar hiperhidrosis bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Misalnya saja mengganggu hubungan percintaan, mempersulit interaksi sosial maupun urusan karier, dan apa pun yang mengharuskan seseorang untuk berjabat tangan.
Banyak orang yang mengalami hiperhidrosis memutuskan untuk tidak mencari bantuan medis karena dianggap sebagai aib atau bukan masalah medis yang perlu ditangani.
Meski demikian, ada beberapa kasus hiperhidrosis yang disebabkan oleh kondisi medis atau penyakit tertentu. Berikut di antaranya:
- menopause,
- diabetes,
- gangguan kelenjar tiroid,
- stres atau cemas, dan
- masalah pada jantung.
Untuk mengatasi tangan sering berkeringat, Anda disarankan untuk mengontrol stres dan rasa cemas serta berhenti merokok dan mengonsumsi kafein.
Selain itu, kunjungi dokter jika tangan berkeringat disertai dengan gejala lain.