jaringberita.com -
Seorang
akademisi
dari
Universitas
Islam
Negeri
Prof
KH
Saifuddin
Zuhri
(UIN
SAIZU)
Purwokerto
Muridan
mengingatkan,
bahwasanya
bulan
Ramadan
merupakan
momentum
yang
tepat
untuk
meningkatkan
dan
menebarkan
kebaikan.
Dia menjelaskan, Rasulullah juga pernah menegaskan bahwa siapa saja orang yang melakukan kebaikan (di bulan Ramadan) maka pahalanya akan berlipat ganda.
"Begitu istimewanya bulan suci Ramadan, maka sebaiknya umat Islam memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan berbagai kebaikan," katanya mengutip Antara, Senin (20/3/2023).
Muridan menjelaskan, salah satu bentuk kebaikan yang dapat dilakukan pada bulan Ramadan adalah bersedekah.
"Dalam sebuah hadis, Rasulullah menyampaikan bahwa segala kebaikan yang kita lakukan adalah sedekah. Sedekah ini bukan hanya dengan harta, tetapi juga bisa dengan ilmu, tenaga, bahkan dengan doa," jelasnya.
Orang yang tidak memiliki harta, kata dia, dapat berbagi kebaikan dengan ilmu dan nasihat.
"Jika tidak memiliki harta atau ilmu, maka bisa dengan tenaganya. Jika tidak memiliki ketiganya maka dapat dilakukan dengan mendoakan kebaikan bagi orang lain," ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa bulan Ramadan bukan hanya bulan peningkatan spiritual tetapi juga bulan peningkatan sosial.
"Bukan hanya bulan peningkatan hubungan dengan Allah saja atau Hablun Minallah, tetapi juga peningkatan hubungan dengan sesama manusia atau Hablun Minannas," sebutnya.
Salah satu wujud peningkatan tersebut, sambung dia, adalah dengan berbagi kebaikan karena semangat berbagi adalah semangat kemanusiaan dan menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.
Untuk itu, tambahnya, melalui Ramadan tahun ini dan melalui peningkatan kebaikan berupa saling menolong serta saling berbagi dan menghargai, maka bangsa ini akan terus menjadi bangsa yang sejahtera, aman, tenteram, dan damai.
"Semangat atau spirit kemanusiaan ini merupakan hubungan antara manusia dengan Tuhannya dan juga hubungan antara manusia dengan sesamanya," pungkasnya.