jaringberita.com -Diperinngati tanggal 15 Februari setiap tahun menjadi Hari Kanker Anak Sedunia. Namun sampai saat ini di Indonesia masih tercatat minim dalam pendataan, tenaga medis hingga obat-obatannya. Benarkah ?
Dilansir dari berbagai sumber, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia mencatat ada sekitar 420 anak setiap tahunnya terkena penyakit kanker. Jumlah ini memang tidak sebanding dengan angka kasus kanker orang dewasa.
BACA JUGA :Polda Sumut Selidiki Temuan 75,6 Ton Minyak Goreng Merek Minyakita
Kepada wartawan, Ira Soelistyo, pendiri Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, menjelaskan dari jumlah penduduk di Jakarta sebanyak 12 juta, ada 420 terjangkt kanker jumlah baru dari 4 juta anak.
Menanggapi permasalahan kanker anak di Indonesia, dr Haridini Intan Setiawati, SpA(K), konsultan hematologi onkologi anak di RS Kanker Dharmais, sempat menyoroti sistem pendataan kasus kanker anak di Indonesia yang masih perlu banyak pembenahan.
BACA JUGA :Korban Pemalsuan Tanda Tangan Apresiasi Penyidik Polrestabes Medan
"Kita belum punya data. Kita harus tetap harus punya registrasi. Saya memang pernah belajar di Kanada, registrasi mereka itu dari tahun 70 itu bagus. Sanking bagusnya sampai mereka punya data third malignancy, sampai ketiga," kata dr Haridini ketika dilansir detik baru-baru ini.