4. Jangan langsung tidur usai makan
Saat kita berdiri, atau bahkan duduk, gravitasi saja sudah bisa membantu menjaga asam tetap berada di perut. Disarankan untuk sudah selesai makan di tiga jam sebelum tidur. Ini berarti tidak boleh tidur siang setelah makan siang, dan tidak boleh makan malam atau ngemil tengah malam ya!
5. Jangan bergerak terlalu cepat
Hindari olahraga berat selama beberapa jam setelah makan. Jalan-jalan setelah makan malam masih boleh dilakukan, tetapi hindari olahraga yang lebih berat, terutama jika melibatkan gerakan membungkuk, yang bisamengirimkan asam kembali ke kerongkongan.
6. Tidur miring
Posisi ketika kepala harus 6 hingga 8 inci lebih tinggi dari kaki, bisa dicapai dengan cara menggunakan penyangga tempat tidur "ekstra tinggi" pada kaki yang menopang kepala tempat tidur. Hindari mencoba membuat ganjalan dengan menumpuk bantal, karena ini sia-sia.
7. Turunkan berat badan
Berat badan naik menyebarkan struktur otot yang menopang sfingter esofagus bagian bawah, mengurangi tekanan yang menahan sfingter agar tetap tertutup. Ini menyebabkan asam lambung dan perut mulas.
8. Stop merokok
Merokok dan nikotin nyatanya bisa membuat sfingter esofagus bagian bawah jadi kendur alias longgar.
9. Cek obat
Beberapa jenis obat, termasuk estrogen pascamenopause, antidepresan trisiklik, dan obat penghilang rasa sakit antiinflamasi, disebutkan bisa mengendurkan sfingter. Begitu juga dengan obat bifosfonat seperti alendronate, ibandronate, atau risedronate yang digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang, bisa mengiritasi kerongkongan.
Maka dari itu cari tahu obat-obatan yang dikonsumsi, agar jika memang mengakibatkan asam lambung naik, penggunaan ke depannya bisa dihindari.