2. Sakit dada: Sakit di bagian dada serasa seperti ditusuk, nyeri dada yang disebabkan oleh
infeksi paru-paru memang sering digambarkan sebagai nyeri tajam atau menusuk. Semakin nyeri saat batuk atau bernapas dalam-dalam. Bahkan kadang rasa sakit yang tajam bisa dirasakan di punggung bagian tengah hingga atas.
3. Demam: Reaksi yang terjadi saat tubuh mencoba melawan infeksi, demamnya bisa sampai 40 derajat celcius. Biasanya jika suhu tubuh sudah di atas 38,9 akan disertai gejala lain yakni berkeringat, panas dingin, nyeri otot, dehidrasi, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas.
4. Sakit badan: Otot dan punggung terasa sakit, biasa disebut mialgia. Kadang-kadang bisa juga jadi berkembang ke peradangan pada otot-otot yang juga dapat menyebabkan nyeri tubuh ketika mengalami infeksi.
5. Hidung meler: Disertai gejala mirip flu lainnya, seperti bersin. Ini sering menyertai
infeksi paru-paru seperti bronkitis.
6. Sesak napas: Merasa sulit bernapas atau malah sudah tidak bisa bernapas sepenuhnya. Jika mengalami gejala ini, segera pergi ke dokter.
7. Kelelahan: Penderita infeksi paru biasanya akan merasa lesu dan lelah saat tubuh melawan infeksi. Inilah kenapa pengidap infeksi paru harus banyak istirahat.
8. Mengi: Alias napas yang berbunyi, saat mengeluarkan napas bisa terdengar suara siulan bernada tinggi yang dikenal sebagai mengi. Ini akibat saluran udara yang menyempit atau adanya peradangan.
9. Kulit atau bibir kebiruan: Bibir atau kuku bisa mulai tampak agak biru, ini karena kekurangan oksigen.
10. Suara berderak atau berderak di paru-paru: Salah satu tanda
infeksi paru-paru adalah suara berderak di dasar paru-paru, juga dikenal sebagai bibasilar crackles. Biasanya terdeteksi dokter dengan stetoskop.
Tags
beritaTerkait
komentar