Penyebab Kondom Bocor
Berikut tujuh penyebab kondom robek atau bocor yang mungkin kerap tidak Anda sadari
1. Kondom kedaluwarsa
Kondom yang sudah lewat dari batas kedaluwarsa akan menurun kualitasnya, termasuk memiliki potensi untuk bocor. Maka dari itu, sebaiknya Anda memeriksa waktu kedaluwarsa kondom sebelum membeli dan menggunakannya.
2. Salah mengemas kondom
Cara yang salah dalam mengemas kondom juga bisa menimbulkan kebocoran. Misalnya, Anda hendak menggunakan kondom, lalu membuka kemasan dan mengeluarkan kondom.
Namun, tiba-tiba Anda berubah pikiran untuk tidak menggunakan kondom. Kemudian, Anda berusaha melipat kembali kondom tersebut dan memasukkannya ke kemasan serta menyimpannya.
Pengemasan yang salah ini berpotensi merusak kondom, termasuk membuatnya jadi bocor. Sebaiknya, kondom yang sudah terbuka, tidak digunakan lagi.
3. Kondom disimpan di dompet
Kondom yang diletakkan di tempat yang sempit seperti dompet juga berpotensi menimbulkan kebocoran. Sebab, kondom jadi tertekan, tergesek, dan lainnya yang bisa memengaruhi kualitasnya.
4. Kondom terpapar suhu ekstrem
Paparan suhu ekstrem, seperti terlalu panas atau dingin juga bisa mempengaruhi kualitas kondom dan menimbulkan kerusakan. Begitu pula dengan paparan sinar matahari langsung dan tempat penyimpanan yang terlalu lembab.
5. Pakai kondom tanpa pelumas
Pemakaian kondom tanpa pelumas juga bisa menyebabkan kondom bocor. Sebab, hal ini bisa membuat kondom jadi kesat dan tertarik, sehingga menimbulkan lubang kebocoran.
6. Kondom dipakai setelah pelumas berbahan minyak
Penggunaan kondom setelah pelumas berbahan dasar minyak juga bisa merusak kualitas kondom. Misalnya menggunakan kondom setelah memakai minyak kelapa dan losion.
Hal ini dapat menimbulkan microtears di kondom berbahan lateks atau poliisoprena.
7. Kondom tidak sesuai ukuran
Kondom yang tidak sesuai dengan ukuran penis juga bisa menimbulkan kebocoran. Biasanya, kondom yang terlalu kecil mudah robek atau bocor.