5.200 Bayi Indonesia Terancam Tuli Setiap Tahunnya


5.200 Bayi Indonesia Terancam Tuli Setiap Tahunnya
Ilustrasi, (Foto: Freepik)
Mirisnya, kondisi ini menjadi semakin membuat cemas karena, seperti diungkap dr. Damayanti Soetjipto, Sp.THT-KL(K), sampai saat ini pemerintah belum memfasilitasi penyediaan alat implan Koklea yang diperuntukan sebagai alat bantu dengar untuk bayi baru lahir dengan tuli berat.

"Hingga kini masih ada missing link, pada penanganan tuli kongenital. Alat implan Koklea yang dibutuhkan untuk bayi lahir tuli berat itu belum disediakan pemerintah atau BPJS," papar dr. Damayanti yang juga merupakan Ketua Komite Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komnas PGPKT).

Dengan situasinya ini, lanjut dr. Damayanti, imbasnya jadi banyak bayi tuli yang terlantar dan menjadi tunarungu maupun tuna rungu-wicara.

"Karena tidak dapat alat implan Koklea yang harganya mencapai Rp200 jutaan. Padahal, di luar negeri, contoh di Malaysia itu implan Koklea sudah ditanggung oleh pemerintah," tutur dr. Damayanti.

Penulis
: Okezone
Editor
: La Tansa

Tag: