Pemilu Turki Berpotensi Berlanjut ke Putaran Kedua


Pemilu Turki Berpotensi Berlanjut ke Putaran Kedua
Twitter
jaringberita.com - Pemilihan umum Turki berpotensi besar untuk berlanjut ke putaran kedua walaupun Presiden Tayyip Erdogan mengungguli pesaing utamanya, Kemal Kilicdaroglu, dalam pemilu yang berlangsung pada Minggu (14/5/2023).

Erdogan gagal menang langsung dengan mencapai suara mayoritas 50 persen lebih, yang bisa memperpanjang kekuasaannya yang sudah berumur 20 tahun di negara tersebut.

Melansir Antara, Selasa (16/5/2023) baik Erdogan maupun Kilicdaroglu tak berhasil melewati ambang batas 50 persen yang diperlukan untuk menghindari pemilu putaran kedua. Pemilu putaran kedua ini sendiri akan digelar pada 28 Mei.

Pemilihan presiden Turki ini tidak hanya akan memutuskan siapa yang memimpin Turki, tetapi juga akan menentukan apakah negara ini akan kembali ke jalur lebih sekuler dan demokratis, hingga bagaimana negara ini menangani krisis biaya hidup yang kian berat.

Kilicdaroglu, yang yakin menang dalam putaran kedua nanti, meminta pendukungnya agar bersabar. Sebaliknya, dia menuduh kubu Erdogan mengganggu penghitungan suara dan pelaporan hasil penghitungan suara.

Meskipun demikian, Erdogan tampil lebih baik dibandingkan dengan prediksi berbagai jajak pendapat sebelum pemilu ini. Hasil suara ini membuat dia tampil percaya diri dan lebih yakin saat berbicara dengan para pendukungnya nanti.

"Kami sudah mengungguli saingan terdekat kami dengan selisih 2,6 juta suara. Kami harap angka ini bertambah dalam hasil suara resmi," kata Erdogan.

Menurut kantor berita Anadolu, berdasarkan 97 persen kotak suara yang sudah dihitung, Erdogan memimpin dengan 49,39 persen suara atas Kilicdaroglu yang menghimpun 44,92 persen suara.

Dewan Pemilihan Umum Turki memberikan angka 49,49 persen suara untuk Erdogan dari 91,93 persen kotak suara yang sudah dihitung.

Editor
: Nata

Tag: