Oksigen Diprediksi Makin Hilang dari Bumi, Pakar Ungkap Waktunya


Oksigen Diprediksi Makin Hilang dari Bumi, Pakar Ungkap Waktunya
Bumi berpotensi kehilangan oksigen. (Foto: iStockphoto/dem10)
Sebelumnya, para ilmuwan memprediksi meningkatnya radiasi Matahari akan menyapu air laut dari permukaan Bumi dalam 2 miliar tahun lagi. Namun menurut permodelan ini, menghilangnya oksigen akan lebih dahulu membunuh manusia daripada peristiwa tersebut.

"Penurunan jumlah oksigen sangat, sangat ekstrem," kata Ahli Bumi, Chris Reinhard yang terlibat dalam studi ini. "Kita sedang membicarakan sedikitnya jumlah oksigen dibanding masa sekarang dalam miliaran tahun lagi," katanya.

Ketika oksigen hilang, Bumi akan kembali ke kondisi sebelum Oksidasi Besar, atau rangkaian peristiwa terbentuknya atmosfer Bumi, sekitar 2,4 miliar tahun lalu.

Atmosfer Bumi menurut sejumlah ahli terbentuk dari aktivitas erupsi vulkanis Bumi yang menimbulkan pergerakan lempeng tektonik. Mantel dan kerak Bumi lalu bergerak sedemikian rupa sehingga menimbulkan reaksi kimiawi.

Reaksi kimiawi itulah yang meningkatkan jumlah oksigen di atmosfer, yang menjadi pondasi bagi kehidupan di Bumi.

Penulis
: CNN Indonesia
Editor
: La Tansa

Tag: