jaringberita.com - Terhitung tanggal 14 April mendatang, India akan menjadi negara terpadat di dunia dengan jumlah warga mencapai 1,43 miliar jiwa.
Menurut data PBB, dilansir dari Sindonews, jumlah ini bahkan telah mengalahkan China yang selama ini dikenal sebagai negara terpadat lebih awal dari perkiraan sebelumnya.
Populasi India yang saat ini lebih dari 1,4 miliar, diperkirakan akan terus tumbuh menjadi 1,7 miliar jiwa pada tahun 2064 sebelum mulai menurun.
PBB telah berulang kali menaikkan perkiraannya kapan India akan menyusul tetangga utaranya dalam hal populasi.
Pada tahun 2019, angka ini diperkirakan tidak akan terjadi hingga tahun 2027. Tentunya ini akan menjadi pertama kalinya dalam 300 tahun China bukan pemimpin populasi terpadat di dunia.
Sementara India telah tumbuh pada tingkat 2% sejak paruh kedua abad ke-20, tingkat pertumbuhan China menyusut hampir setengah menjadi 1,1% antara tahun 1973 dan 1983 dan tidak pernah pulih.
Pelambatan pertumbuhan penduduk di China sebagian besar karena kebijakan pemerintah yang membatasi satu anak saja.
Meski keluarga China sekarang bebas memiliki anak sebanyak yang mereka suka, ukuran keluarga rata-rata tetap 1,3.
Dengan demikian India melampaui China sebagai negara terpadat bukan karena tingkat kelahiran negara itu sendiri melonjak, tetapi karena menurun lebih lambat daripada Cina.
India sebenarnya telah menurun dari rata-rata 5,7 kelahiran per wanita pada tahun 1950 menjadi hanya dua kelahiran per wanita pada tahun 2022 Ekonomi India juga tumbuh.
Baru-baru ini ekonomi India sebagai yang terbesar kelima di dunia, diperkirakan akan mencapai nomor tiga pada tahun 2029, menurut Bank Negara India.