3. Villa Las Estrellas, Antartika
Ketika seseorang memikirkan Antartika, bayangan es dan penguin yang tak berujung muncul di benaknya. Villa Las Estrellas (Kota Bintang) hanya memiliki 14 rumah, satu bankir, kantor pos, sekolah dengan dua guru, pusat kebugaran, dan gereja. Ada juga toko souvenir sederhana bagi wisatawan yang ingin mengenang kunjungan mereka.
Meskipun masuk klaim Antartika, Villa Las Estrellas secara administratif adalah kota yang menjadi bagian dari negara Chili dan terletak di Pulau King George di Pangkalan Presiden Eduardo Frei Montalva. Populasinya hanya 15 penduduk selama musim panas dan 80 selama musim dingin.
Orang-orang yang menjalani aktivitas pangkalan stasiun penelitian hanya berada di sana selama maksimal dua tahun sebelum kembali ke tempat asalnya. Rumah sakit di pulau itu dilengkapi untuk prosedur penyelamatan jiwa dasar dengan laboratorium, mesin anestesi, ruang operasi, alat sterilisasi, sinar-X , dan klinik gigi.
Ada juga apotek kecil yang tersedia. Namun, fasilitasnya sangat terbatas dan hanya ada satu dokter dan perawat di sana. Suhu rata-rata di Villa Las Estrellas -2 derajat Celcius (28 °F). Tak hanya terisolasi, tempat ini juga sangat ekstrim.
4. Pulau Pitcairn, Chili
Pulau Pitcairn menjadi tempat paling terisolasi berikutnya karena terletak sangat jauh di lautan. Lebih tepatnya di Samudra Pasifik. Pulau ini berada hampir di titik pertengahan antara Selandia Baru dan Peru, Amerika Selatan. Pulau ini berpenduduk 56 jiwa ini semuanya merupakan keturunan dari sekelompok pelaut yang melakukan pemberontakan di kapal HMS Bounty pada tahun 1789.
Sekarang, pulau ini terbuka untuk turis dan menjadi tujuan berpetualang yang sangat bagus serta sunyi. Namun, untuk menuju ke sana tidaklah mudah. Pertama, kita harus melakukan perjalanan ke Tahiti sebelum naik penerbangan lokal ke Mangareva (penerbangan hanya berangkat seminggu sekali).
Dari sini, naik perahu ke Rikitea yang menakutkan berlayar setiap 3 bulan sekali. Setelah itu, kita harus berlayar 32 jam untuk tiba di Pulau Pitcairn.
5. Pulau Paskah, Chili
Meski nama Pulau Paskah tidak asing lagi, banyak yang tidak sepenuhnya menyadari betapa terpencilnya pulau vulkanik ini sebenarnya.
Tetangga terpadat di Pulau Paskah adalah Pulau Pitcairns sendiri, yang berjarak 2.075 kilometer dari Pulau Paskah. Daratan terdekat adalah Chili, yang berjarak 3512 kilometer. Pulau ini memang masuk wilayah Chili dan terletak di bagian selatan Samudera Pasifik.
Meski sangat jauh dan terisolasi, perjalanan panjang Anda akan sepadan dengan apa yang akan dilihat. Pulau ini adalah tempat untuk patung-patung Moai yang besar dan banyak menyimpan misteri sejarah serta arkeologi.
Itulah 5 tempat paling terisolasi di dunia. Meski sangat terasing, tempat-tempat tersebut sangat cocok dijadikan sebagai destinasi wisata.