Tokoh Pengembang Akses Digital Geber Kinerja Telkom


Tokoh Pengembang Akses Digital Geber Kinerja Telkom
Ririek Adriansyah, Dir Telkom dapat penghargaan

jaringberita.com -Di bawah kepemimpinan Ririek Adriansyah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berhasil memperluas akses digital ke pelosok negeri. Atas capaain itu, ia meraih penghargaan RM Award 2022. Ririek dinobatkan sebagai Tokoh Pengembangan Akses Digital Ke Pelosok Negeri.

Penghargaan yang diterima Ririek bukannya tanpa alasan. Tangan dingin Ririek yang menjadi Direktur Utama PT Telkom Indonesia sejak 2019, mampu membuat perusahaan telekomunikasi ini banyak meraih prestasi. Baik tingkal nasional maupun internasional.

Deretan penghargaan yang diraih Ririek tak membuatnya jumawa. Apalagi, Ririek selama ini dikenal sebagai bos yang humble oleh anak buahnya.

“Tentunya ini bukan prestasi pribadi, tapi merupakan team work di jajaran Telkom Group. Sehingga saya akan persembahkan penghargaan ini kepada mereka semua,” kata Ririek saat menerima RM Award 2022, di Hotel Indonesia Kempinski.

Ririek mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Karena Erick selalu memberikan dukungan pada Telkom untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

“Terima kasih atas dukungan Menteri BUMN Erick Thohir dan seluruh dukungan Bapak Ibu sekalian, sehingga kami bisa menerima award ini,” ungkapnya.

Ririek mengaku ingin terus menggeber Telkom, baik dari sisi infrastruktur maupun layanan digital bagi masyarakat.

“Tentunya dukungan akan terus kami harapkan. Sehingga kami dapat menggelar konektivitas broadband yang merata. Termasuk penerapan teknologi digital guna mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Untuk diketahui, di tangan Ririek, Telkom berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 72,0 triliun di semester I-2022. Atau tumbuh 3,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Telkom juga mencatat EBITDA (Earning Before Interest Tax, Depreciation and Amortization) dan laba bersih masing-masing Rp 39,4 triliun dan Rp 13,3 triliun.

Baik EBITDA maupun laba bersih tumbuh positif masing-masing sebesar 4,5 persen dan 6,9 persen secara tahunan (year on year/yoy).

IndiHome dan Telkomsel Digital Business terus menjadi mesin pertumbuhan Telkom, dengan pencapaian masing-masing sebesar Rp 13,8 triliun atau tumbuh 7,4 persen secara tahunan dan Rp 35,1 triliun atau tumbuh 5,2 persen secara tahunan.

Kinerja cemerlang Telkom Indonesia juga terlihat dari sisi operasional. Telkom terus mengembangkan infrastruktur, platform, maupun layanan digital, untuk mendukung berbagai aktivitas di setiap segmen dan lapisan masyarakat.

Sepanjang 171.654 kilometer (km) serat optik milik Telkom terbentang. Dengan jaringan akses yang menjangkau hingga 499 Ibukota Kabupaten Kota (IKK).

Infrastruktur ini didukung pula oleh dua satelit yang memiliki 109 transponder, 255.107 Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel, dan 36.787 menara telekomunikasi.

Selain itu, Telkom juga memiliki platform digital seperti 27 fasilitas pusat data, di antaranya 22 domestik dan 5 luar negeri.

Berbagai platform dan layanan digital dengan teknologi terdepan mendukung langkah transformasi Telkom, menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka.

Melihat potensi pasar dan peluang ke depan, bisnis Telkom tetap menjanjikan. Pertumbuhan industri bisnis digital life and smart platform, enterprise ICT (Information and Communication Technology), dan layanan broadband pada 2021-2025 mencapai persentase di atas 10 persen.

Untuk itu, Telkom terus fokus pada tiga pilar utama bisnisnya yakni, mengukuhkan digital connectivity untuk maksimalisasi arus kas perusahaan, investasi pada digital platform, dan pengembangan kapabilitas bisnis. Dilansir dari RM.id, serta selektif dalam investasi di digital services untuk menangkap peluang bisnis dan value creation.


Tag: