Makin Semangat Pacu UMKM Naik Kelas


Makin Semangat  Pacu UMKM Naik Kelas

jaringberita.com -PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sukses membantu memulihkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat pandemi. Bahkan, tak cuma itu, berhasil memperluas pasar ke luar negeri.

Atas capaian itu, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar meraih penghargaan RM Award sebagai Tokoh Transformasi UMKM Go International, lantaran perannya untuk membangkitkan UMKM Indonesia menembus pasar global.

Royke bilang, BNI memiliki cita-cita untuk terus membantu mengembangkan bisnis UMKM dan mampu bersaing di kancah internasional. Karena itu, ia selalu berpesan kepada jajarannya, agar selalu melakukan terobosan dalam hal pembiayaan UMKM.

Royke menegaskan, penghargaan RM Award akan menjadi pemacu motivasi bagi jajaran BNI supaya bisa lebih banyak berinovasi demi membantu UMKM naik kelas dan loncat lebih tinggi lagi.

“Semua itu untuk pemulihan ekonomi Indonesia,” kata Royke seusai menerima penghargaan RM Award 2022 dari CEO RM Group Kiki Iswara Darmayana.

Royke melihat, banyak keuntungan ekonomi Indonesia kalau UMKM bisa bangkit. Apalagi segmen ini memiliki kontribusi ekonomi yang besar, yakni lebih dari 60 persen dan penyerapan tenaga kerja hingga 97 persen.

Dari sisi permintaan, BNI termasuk bank pelat merah yang mendukung Pasar Digital (PaDi) UMKM. BNI aktif memperbesar pengadaan barang dan jasa dari pelaku UMKM. Dan hal ini menjadi pasar yang cukup potensial bagi para pelaku UMKM untuk membangun usaha lebih berkelanjutan.

Sejumlah strategi yang dilakukan Royke, di antaranya membantu para pelaku UMKM mengubah model bisnisnya agar berbasis digital. Yakni, mengikuti perkembangan digitalisasi yang semakin masif.

Selain itu, BNI juga mendorong para pelaku UMKM dapat secara optimal memanfaatkan jaringan global yang dimiliki perseroan. Khususnya untuk memperluas pasar dengan berorientasi kepada bisnis ekspor.

Royke memastikan, BNI akan terus membantu penuh para pengusaha Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya ke mancanegara. Sekaligus mendukung pembiayaan segmen UMKM diaspora di luar negeri.

Sepanjang Januari-Mei 2022, BNI berhasil mencatatkan pertumbuhan volume transaksi ekspor yang sangat baik dengan pertumbuhan tahunan sebesar 30,62 persen.

Kemudian untuk total kredit cabang luar negeri tercatat 3,9 miliar dolar AS (Rp 59,6 triliun). Atau tumbuh sebesar 18 persen secara tahunan pada Mei 2022.

Royke mengatakan, BNI tak lama lagi bakal meluncurkan bank digital yang menyasar UMKM. Ia berharap, bank digital ini bisa beroperasi secara penuh pada kuartal I-2023. Meskipun saat ini bank sudah mulai beroperasi.

“Makanya, kami akan menjadi bank pertama UMKM digital. Kami tidak bisa buru-buru, perlu waktu. Mudah-mudahan awal tahun depan, sekarang sih sudah beroperasi. Kami pilih sistem, pilih orang dengan pemikiran yang sama,” jelas mantan bos Bank Mandiri ini.

Selain itu, Royke berharap bank digital tersebut menjadi pemasukan baru perusahaan serta membantu pertumbuhan bisnis UMKM. Dengan begitu, dapat turut berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Ini akan menjadi mesin pertumbuhan masa depan BNI dengan menjadi bank digital UMKM pertama. Karena sekarang bank digital lebih banyak ke konsumer. Kalau kami mendeklarasikan lebih ke UMKM,” tandasnya.

Kehadiran bank digital ini diharapkan bisa membuat bisnis BNI tumbuh secara berkelanjutan ke depan. Untuk itu, dalam jangka pendek bank harus mengorbankan margin guna mempertahankan kualitas kredit.

Nantinya, bank digital ini akan menawarkan bunga lebih rendah dari bank lain. Karena biaya operasional (operating cost), biaya pengelolaan (handling cost) bank digital dinilai lebih murah dari bank konvensional.

Kami harap ini akan menjadi suatu terobosan untuk bunga lebih rendah. Dilansir RM.id, kalau jangkauan masuk ke debitur jauh lebih banyak karena operating cost-nya didesain jauh lebih rendah dari platform yang ada,” jelasnya.


Tag: