Sabtu, 17 Oktober 2026

Harga Beras Diramal Terus Merangkak Naik

Bulog Didorong Perkuat Cadangan
- Sabtu, 15 Oktober 2022 10:00 WIB
Harga Beras Diramal Terus Merangkak Naik

Buwas, sapaan akrabnya, menyinggung, bahwa kenaikan harga beras tak hanya disebabkan gangguan produksi di tingkat petani. Tapi juga masuknya sejumlah pihak swasta ke industri beras yang mulai berkembang. Sehingga, swasta menguasai pasar dan mengendalikan harga.
Hal ini membuat Bulog kalah bersaing dengan swasta yang leluasa bergerak. Mulai dari pembelian gabah dan beras, hingga persoalan berebut alat angkutan dengan perusahaan swasta tersebut.
Padahal, dalam memenuhi CPB, pihaknya mengikuti aturan batasan harga pembelian atau HPP. Sedangkan pihak swasta hingga saat ini bergerak bebas tanpa dibatasi aturan.
“Mereka bisa bebas, sedangkan negara (Bulog) dibatasi. Sekarang, rebutan alat angkutnya oleh swasta, kami kalah juga, tidak ada kemampuan,” curhat Buwas, sapaan Budi Waseso.
Oleh sebab itu, mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) ini meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk bergerak dan mengawasi perusahaan swasta yang memproduksi beras tersebut.

Tags
beritaTerkait
Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Harus Berbasis Kemampuan Nyata
Bulog Sumut Apresiasi Kinerja Poldasu, Ciptakan Situasi Kondusif Sepanjang 2024
Stok Beras di Sumut Aman hingga Idul Fitri 2024, Warga Tak Perlu Khawatir
Komjen Agus Andrianto Dipercaya Jadi Wakil Komisaris Utama Pindad
Dugaan Korupsi Penyalahgunaan Pencairan Kredit, Tim Pidsus Kejari Sibolga Geledah Salah Satu Kantor Bank BUMN
Pegawai BUMN Jualan Sabu, Rumahnya Digrebek! Polisi Temukan Narkoba di Bawah Tilam
komentar
beritaTerbaru