Pj Bupati Resmikan Seminar dan Workshop Update on Emergency Management in First Line


Pj Bupati Resmikan Seminar dan Workshop Update on Emergency Management in First Line
Tim Redaksi
Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si foto bersama dengan peserta seminar dan workshop Update Manajemen Darurat

jaringberita.com -ACEH TIMUR, Penjabat (PJ) Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si membuka secara resmi seminar dan workshop Update Manajemen Darurat di Lini Pertama. Kegiatan tersebut di gelar di Aula Gedung Serbaguna Pendopo Idi, Sabtu (17/9/2022).

Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si dalam sambutan dan arahnya mengatakan bahwa, rumah sakit adalah suatu bentuk instalasi pelayanan kesehatan terhadap semua orang yang membutuhkan.

"Dalam rangka untuk Kegiatan pengelolaan kesehatannya yang berbentuk pelayanan promotif, preventif, kreatif dan rehabilitasi," kata Pj Bupati Aceh Timur.

Untuk itu sebut saja Pj Bupati, rumah sakit harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien.

Namun lebih lanjut dikatakan, untuk menjamin hal itu positip yang diperlukan dalam pengelolaan manajemen rumah sakit yang baik dengan lebih intens," ujarnya.

"Seperti memperhatikan hal-hal yang darurat atau darurat lebih baik, cepat dan tepat maka dibuatlah kode-kode yang harus ada dan diketahui semua petugas sehingga keadaan darurat dapat ditangani lebih baik dan maksimal," terang Ir. Mahyudin.

Katanya, seperti Early Warning Score (EWS) adalah sistem yang dirancang untuk mengetahui tepat waktu terhadap yang dapat perburukan suatu penyakit.

Kemudian EWS didefinisikan sebagai proses sistem untuk mendapatkan dan mengambil resiko awal untuk langkah-langkah pencegahan untuk mendapatkan dampak pada sistem tubuh," terang Pj Bupati Aceh Timur.

Oleh karena itu perlu dilaksanakan seminar dan workshop ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai prinsip Early Warning Score (EWS)," katanya.

"Pendekatan dengan Early Warning Score (EWS) memberikan keutungan karena telah memfasilitasi beberapa aspek manajemen pada kondisi kritis serta untuk mengelola suatu klinis, baik secara mandiri maupun Kolaborasi dalam Kolaborasi antara staf medis dan 1000," terang Ir. Mahyudin.

Untuk itu kami berharap kepada seluruh peserta seminar dan workshop, untuk mengikuti hingga tuntas. "Agar hasil dari seminar nanti bisa di aplikasikan dan di manfaatkan sebaik-baiknya sehingga tujuan untuk melayani pasien dengan prima dalam situasi dan kondisi apapun dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya," demikian pungkas Pj Bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin, M.Si.

Sebelumnya, T. Iskandar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Timur selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan dengan adannya seminar dan workshop ini dapat bermanfaat.

"Kita berharap topik (Pembaruan Manajemen Darurat di Lini Pertama) ini bermanfaat bagi kita semua," sebut T. Iskandar.

Selain itu juga dapat bermanfaat baik untuk rumah sakit maupun puskesmas," katanya.

"Kita juga berharap ilmu yang diberikan oleh pemateri dapat memanfaat bagi para peserta semua," pinta T. Iskandar.

T. Iskandar menambahkan bahwa, kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari dengan jumlah 160 peserta," demikian kesimpulannya.

Adapun pemateri Dr, dr. Zafrullah Khany Jasa, Sp. An., KNA dengan materi Penatalaksanaan Dini Cedera Kepala Cedera Epidural dan Subdural dan Terapi Cairan.

Sementara itu dr. Fachrul Jamal, Sp. An., KIC ICU dengan meteri, Indikasi Perawatan, Monitoring, dan Discharge kembali ke ruangan. Kemudian dr. Riswandi, Sp. Skor Peringatan Dini dengan meteri.

Penulis
: Hendra Wiwin
Editor
: Hendra Wiwin

Tag: