Ancaman Jokowi Copot Pangdam Kapolda Gagal Atasi Karhutla Masih Berlaku


Ancaman Jokowi Copot Pangdam Kapolda Gagal Atasi Karhutla Masih Berlaku
Yudha Marhaena

jaringberita.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyampaikan ancaman kepada Pangdam dan Kapolda yang tidak bisa mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bakal dicopot.

Peringatan tersebut pernah disampaikan Jokowi pada 2015 lalu. Dan kini orang nomor satu di Republik Indonesia (RI) ini kembali menegaskan kembali kepada para Pangdam dan Kapolda di wilayah yang kerap karhutal seperti, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Kalimantan.

Pasalnya suhu panas akan mulai naik pada akhir Februari ini. "Tadi saya memberikan warning untuk provinsi- provinsi Riau, Sumut Kalimantan hati-hati, karena nanti di akhir Februari atau Maret sudah panasnya sudah naik dan janjiannya tetep, tadi saya ulang lagi janjian saya 7 tahun masih berlaku sampai sekarang," kata Jokowi usai menghadiri acara Rapat Pimpinan TNI-Polri di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Menurut Jokowi jika terjadi kebakaran besar hutan dan lahan, maka yang bertanggung jawab adalah Pangdam dan Kapolda. "Kalau ada kebakaran besar di provinsi yang tanggung jawab Pangdam, Kapolda, Danrem, hati-hati, saya hanya ngomong hati-hati, janji saya masih berlaku," tegasnya.

Untuk diketahui kejadian karhutla pada 2015 merupakan kebakaran terbesar di Indonesia dengan luasan mencapai 2,5 juta hektare. Saat itu karhutla menimbulkan krisis asap yang tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan. Tetapi juga ekonomi, sosial dan kesehatan masyarakat setempat.

Penulis
: Yudha Marhaena S
Editor
: Yudha Marhaena

Tag: