jaringberita.com - Keberingasan pelaku begal semakin menjadi-jadi. Teranyar, seorang wanita muda mengalami luka di bagian pundak belakang akibat terkena sabetan benda tajam dari pelaku begal.
Korban bernama Vera Ocha (20) menjadi korban keganasan pelaku begal di Jalan Cemara Abadi, Kampung Agas, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan belum lama ini.
Atas kejadian itu, pundak belakang korban koyak terkena sabetan sajam jenis clurit. Dengan kondisi sekarat, korban meminta bantuan kepada warga sekitar.
“Kejadiannya Jumat (13/1/2023) habis Maghrib, sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu adik saya mau pulang ke rumah, setelah bekerja. Dia bekerja membuat bakpao,” kata Yani kakak korban, baru-baru ini kepada wartawan.
Dikatakannya lagi, pada saat kejadian, pelaku berjumlah satu orang, tiba-tiba melemparkan clurit ke arah korban yang mengendarai sepeda motor.
“Arit (clurit) ini mengenai pundak belakang adik saya. Dia sempat jatuh menabrak tembok di pinggir jalan," ungkapnya.
Usai korban terjatuh, lanjutnya, pelaku langsung berupaya mendekati korban. Namun, korban yang menyadari hal itu kemudian bangkit dan tancap gas meninggalkan lokasi sembari meminta tolong kepada warga.
Oleh karena itu dia berharap, agar pihak kepolisian setempat segera menangkap pelaku.
“Harapan keluarga ini agar adik saya segera sembuh dan pelaku segera ditangkap, karena aksinya sudah sangat meresahkan. Menenteng clurit di pinggir jalan lalu melemparkannya ke arah pengendara sepeda motor,” jelasnya.
Sontak, kejadian ini membuat warga sekitar geger. Polisi lalu datang untuk melakukan penyelidikan, sedangkan korban telah mendapatkan perawatan medis untuk mengobati luka di pundaknya.
Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan melalui Kanit Reskrim Iptu Jefri Simamora menjelaskan, pihaknya telah turun tangan atas kejadian ini.
“Kita sudah mendatangi rumah korban untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.