jaringberita.com - Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) diyakini mampu mendorong penghasilan keluarga.
Karenanya, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sumut Nawal Lubis mengatakan para anggota UP2K PKK Kabupaten/Kota se-Sumut diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan pemasaran secara digital.
"Kalau dulu kita memasarkan barang dengan cara offline atau konvensional, dengan bertemu langsung antara penjual dan pembeli, maka saat ini kita dituntut bisa menggunakan teknologi digital (akses internet) untuk pemasaran dan pengembangan usaha," ungkapnya saat memberikan arahan kepada peserta kegiatan transformasi digitalisasi bagi UP2K TP PKK, Senin (27/2/2023).
Nawal juga menyampaikan, usaha ekonomi keluarga melalui kelompok UP2K sangat membantu mempertahankan perekonomian negara dan memperbaiki ekonomi keluarga dalam menghadapi resesi ekonomi secara global, serta dampak pandemi Covid-19.
Nawal berharap, melalui program transformasi digitalisasi, anggota PKK yang menekuni dan terlibat dalam UP2K agar bisa belajar menggeluti dan akrab dengan digitalisasi, agar memiliki daya saing dalam pengemasan dan pemasaran produk, khususnya lewat e-commerce atau online.
"Jangan sungkan berdialog, di sini hadir narasumber berkompeten, kalau kurang jelas tanyakan. Lakukan studi tiru untuk produk kreatif dan inovatif sesuai selera pasar," ujarnya
Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sumut Suherman mengatakan, Program Pemberdayaan UMKM Transformasi Digitalisasi bagi UP2K PKK se Sumut merupakan bentuk dukungan Pemprov Sumut untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya para anggota yang tergabung dalam UP2K TP PKK.
"Pemprov Sumut melalui Dinas Koperasi membantu dan mendorong peningkatan kemampuan dan kapasitas pengusaha UP2K PKK, agar memiliki daya saing mengembangkan usaha dengan lebih baik bagaimana menuju usaha tangguh dan mandiri," jelasnya.