Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Protes Tanam Pohon di Jalan Rusak


Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Protes Tanam Pohon di Jalan Rusak
Istimewa

jaringberita.com - Masyarakat Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Panai Hulu Reformasi (Gempar) melakukan demonstrasi di jalan lintas Ajamu, Kamis (23/9/2022).


Hal ini dilakukan, karena masyarakat mengeluhkan rusaknya akses jalan yang menghubungkan Kota Rantauprapat ke Kota Ajamu, Kota Labuhanbilik dan Kota Sei Berombang yang sudah terjadi selama 7 tahun.


Kerusakan jalan juga berdampak pada pendapatan dan perekonomian masyarakat sekitar maupun luar terutama pedagang di Kota Ajamu.


Seperti diketahui, kelas Jalan diatur dalam UU No 20 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, untuk Jalan Kelas III dapat di lalui kenderaan bermotor dengan ukuran lebar tidak melebihi 2,100 milimeter, panjang 9.000 milimeter, tinggi 3,500 milimeter dan muatan sumbu terberat 8 Ton.


Tetapi kenyataannya kenderaan yang melewati Jalan Lintas Ajamu melebihi tonase di atas 8 ton dan kenderaan yang lewat adalah kendaraan jenis truk besar atau tronton.


Merasa kesal dan kecewa masyarakat beserta Anggota DPRD Labuhanbatu melakukan aksi penanaman pohon di Jalan Lintas Ajamu. Dalam spanduk masyarakat tertera tulisan "Pak Gubernur, jalan kau ika gawat darurat dan memakan korban jangan biarkan kami tertimpa truk bermuatan".


Adapun tuntutan massa aksi demo Gempar adalah meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) segera memproritaskan pembangunan jalan lintasAjamu sepanjang lebih kurang 5 Km. Kemudian meminta kepada Bupati, DPRD, Dinas PU Provinsi, perusahaan perkebunan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), menghimbau kepada pengemudi truk pengangkutan kelapa sawit memasang jaring pengaman.


Saat dikonfirmasi, koordinator lapangan Edi Syahputra Ritonga menyampaikan aksi damai ini sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada Gubernur Sumatera Utara terkait dengan kondisi jalan yang rusak.


"Sesuai dengan tuntutan aksi kami, sudah pernah ada korban warga tertimpa muatan buah kelapa sawit karena kondisi jalan yang rusak parah," ucapnya.


Perwakilan Masyarakat H Buyung menyampaikan masyarakat Panai Hulu berharap kepada Gubernur Sumut untuk secepat mungkin menanggapi aspirasi mereka.


Sementara itu anggota DPRD Labuhanbatu Meblin Juanta Tarigan dari Komisi I fraksi Partai Golkar beserta Indra Riadi dari Komisi II fraksi Partai Perindo berharap kepada Gubernur Sumut untuk secepatnya memprioritaskan jalan ini.


"Di sini kami sangat kecewa dengan kinerja Bapak Gubernur sudah tiga tahun belum ada realisasinya. Tolong di tahun ini di prioritaskan pembangunan di daerah kami," katanya.

Penulis
: Husin
Editor
: Nata

Tag: