jaringberita.com:Polsek Patumbak masih berupaya mengungkap identitas dan penyebab kematian wanita yang ditemukan dalam karung di pinggir sungai Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (22/11/2022).
Proses autopsi terhadap jasad korban sedang dilakukan. Penyebab kematiannya masih menjadi misteri.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan menyatakan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan wanita itu korban pembunuhan.
"Kita masih lakukan autopsi untuk memastikan apakah korban memang sengaja dibunuh atau tidak," kata Faidir, Rabu (23/11/2022).
Faidir menduga, korban tewas tidak di lokasi temuan. Jasad tersebut menghanyut hingga akhirnya tersangkut di wilayah Polsek Patumbak.
"Kita belum tau lokasi awal (tewasnya). Jasad itu tersangkut di pohon bambu pinggir sungai," terangnya.
Sampai kemarin, Faidir mengaku, pihaknya belum mengetahui identitas korban.
Karenanya, dia berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga berjenis kelamin wanita diperkirakan usia 25 tahun segera melapor ke Polsek Patumbak maupun Polrestabes Medan.
"Identitasnya belum diketahui (Mrs X)," ujarnya.
Sebelumnya, sesosok mayat wanita dalam karung ditemukan tersangkut di pohon bambu, pinggiran Sungai Denai, Jalan Panglima Denai Gang Keluarga, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (22/11/2022) siang.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ridwan, menyebutkan, jasad wanita itu ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang mancing. "Korban ditemukan oleh anak-anak mancing ketika air sungai sudah mulai surut," terangnya.
Dia menyebut, sejumlah saksi melihat kaki di karung. Anak-anak itu kemudian melaporkannya kepada warga, diteruskan ke kepolisian.
Selanjutnya, personel Polsek Patumbak bersama tim Inafis Polrestabes Medan melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas juga masih menyelidiki identitas korban.
"Tidak ditemukan tanda kekerasan atau yang mencurigakan di tubuh korban," sebut Ridwan.