jaringberita.com -
Pencarian memasuki hari keempat yang dimulai sejak pagi tadi akhirnya membuahkan hasil. Santri asal Riau tersebut ditemukan pagi tadi sejauh 20 KM dari lokasi awal korban hanyut.
Koordinator Unit Siaga SAR Madina Muhammad Rizal Rangkuti mengatakan korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.30 Wib dalam keadaan meninggal dunia.
" Korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju Rumah Sakit Umum Penyabungan dan diserahkan kepada pihak berwajib dan pengurus Yayasan Pesantren untuk proses lebih lanjut," ucapnya.
Dengan penemuan jasad santri tersebut, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
"selanjutnya seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, Senin, 23/01/2023, seorang
Santri bernama Mursyadil Kamil (20) warga Pinang Sebatang Timur Kec. Tualang Kab. Siak Provinsi Riau hanyut terseret arus Sungai Aek Singolot tepatnya di Desa Purba Baru Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal.
Kronologis kejadian bermula saat korban mandi di Pinggir sungai sekitar pukul 18.30 wib, namun naas korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke sungai. Korban langsung Terseret Arus Sungai yang pada saat kejadian arus sungai cukup deras dan debit air sungai naik pasca disekitar lokasi diguyur hujan.
Teman-teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kejadian ke Pihak Yayasan Pesantren selanjutnya dilaporkan ke Unit Siaga SAR Madina yang berlokasi tidak jauh dari lokasi kejadian, selanjutnya langsung dilakukan pencarian sejak malam tadi, korban korban belum diketemukan hingg sore ini.