Ruas Jalinsum Tapsel Terendam Banjir


Ruas Jalinsum  Tapsel  Terendam Banjir

jaringberita.com -Ruas Badan Jalan Lintas Tengah Sumatera tepatnya di Desa Aek Libung, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terendam air akibat luapan Sungai Batang Angkola.

"Air sungai naik pada Kamis (10/11) pagi ini lalu meluber ke badan jalan," kata Kepala Desa Aek Libung Suparman.

Ruas jalan yang terendam lebih kurang 30 meter. Ketinggian air di badan jalan mencapai 50-60 centimeter.

"Sejak pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB ini air nya sudah mulai tampak surut sedikit," katanya.

Lalu lintas kendaraan kata dia terlihat masih lancar, meski di lokasi banjir harus ekstra hati-hati (laju melambat).

"Sejumlah personel Kepolisian juga turun mengatur arus lalu lintas agar tidak sempat terjadi kemacetan pada kendaraan yang lalu lalang dari dan ke Padang Sidempuan - Mandailing Natal," tutupnya.

Meluapnya permukaan Sungai Batang Angkola yang berada dekat dengan Jalinsum itu diakibatkan intensitas hujan di wilayah itu cukup tinggi beberapa hari ke belakang.

Sebelumnya seperti dilansir jaringberita.com dari Antara, BPBD Tapsel juga sudah mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada mengingat faktor cuaca yang kurang bersahabat.

Sementara itu, Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Imam Zamroni rela terjaga di malam hari setelah dirinya mengetahui tiga desa terendam banjir.

Banjir tersebut terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Tapsel. Tiga desa yang terendam banjir yakni Desa Janji Manaon, Desa Sitampa, dan Desa Tahalak Ujung Gading yang kesemuanya berada di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel.

"Curah hujan yang tinggi selama lebih dari 6 jam, menyebabkan air masuk ke dalam rumah warga dengan ketinggian mencapai paha orang dewasa,"ujarnya.

Pria dengan melati dua dipundaknya ini, langsung turun untuk mengecek lokasi banjir di Desa Janji Manaon.

Mengenai berapa jumlah masyarakat yang terdampak banjir, seperti dilansir jaringberita.com dari tibun, orang nomor satu di Polres Tapsel ini menyatakan ada sekitar 20 kepala keluarga (KK).

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas bencana alam. Dan situasi di lokasi banjir masih aman," pungkasnya.


Tag: