mengikuti Salat Idul Fitri itu digelar di tanah lapang kompleks perguruan setempat. Panitia pelaksana hingga tak memprediksi
yang berada di sisi selatan lapangan.
Bahkan, pengeras suara petugas penyelenggara juga memerintahkan panitia membuka beberapa ruang kelas untuk menampung jemaah yang terus berdatangan.
Para Jemaah warga persyarikatan Muhammadiyah dan masyarakat di Kisaran,Kabupaten Asahan, Sumatera Utara melaksanakan salat Idul Fitri 1444 H di kompleks perguruanMuhammadiyah Kisaranhari ini.
Salat Idul Fitri 144H digelar di komplek perguruan Muhammadiyah Kisaran ini tepat digelar pada pukul 07:30 WIB dalam kondisi cuaca cerah.
Bertindak sebagai Imam, Armawi, fadizh Al Qur'an dan juga merupakan alumni dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS) 2 Kisaran dan bertindak khatib Ustaz Muhammad Yusri, Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah Asahan.
Dalam khutbah salat Idul Fitrinya, khatib berpesan soal Ramadan adalah bulan peningkatan dan mengingatkan jamaah untuk terus menjaga kualitas ibadah setelah bulan puasa.
"Keberhasilan Ramadan bagi orang beriman ditunjukkan untuk bulan-bulan sesudah Ramadan. Jangan sampai kita lihat masjid kosong, anak yatim ditelantarkan. Ikhlas, konsisten Istiqomah adalah barometer atau kunci meraih kemenangan di bulan Syawal," dalam khutbahnya.
Sementara itu Ketua Cabang Muhammadiyah Kisaran Timur, Mukhtasar mengatakan, antusias jemaah di luar perkiraan pihaknya sebagai panitia, dan memohon maaf atas segala persiapan yang kurang berkenan.
"Ini di luar dugaan kami sebagai panitia Salat Id dan tidak diprediksi sebelumnya. Antusias jemaah dari warga persyarikatan dan masyarakat sangat luar biasa. Kami perkirakan hampir 15 ribu jemaah memadati lapangan kita ini, " kata Mukhtasar.
Ia pun berpesan kepada warga persyarikatan Muhammadiyah dan jamaah agar menghormati umat Muslim lainnya yang hari ini masih berpuasa.
"Kami mengimbau kepada para jemaah untuk tidak melakukan open house karena masih banyak saudara-saudara kita yang hari ini sedang berpuasa dan itu harus kita hormati," katanya.