jaringberita.com -
Puskesmas Padang Bulan meluncurkan program bertajuk Genit Manis (Gerakan Nikah Sehat Menuju Anak dan Ibu Sehat) untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama calon pengantin (catin) terkait pelayanan kesehatan reproduksi.
Hal ini dilakukan, agar mencegah terjadinya penyakit infeksi menular seksual, infeksi saluran reproduksi serta HIV dan AIDS. Selain itu, program ini juga sebagai upaya menghindarkan sang anak dari stunting.
Kepala Puskesmas Padang Bulan dr Roosleyn Bakara MARS, menyatakan, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia juga masih tinggi. Akan tetapi dalam upaya menurunkan AKI dan AKB tersebut, masih menghadapi berbagai tantangan seperti masalah akses, kualitas dan disparitas dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.
"Sebagian besar kematian baik AKI maupun AKB disebabkan oleh penyebab langsung yaitu pendarahan, infeksi dan hipertensi dalam kehamilan," katanya melansir laman Pemko Medan, Sabtu (3/6/2023).
Sedangkan status gizi yang buruk dan penyakit yang diderita ibu, ungkap Roosleyn, merupakan penyebab tidak langsung kematian ibu.
Dikatakannya, dewasa ini masalah kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja belum ditangani sepenuhnya. Hal ini terlihat dengan masih tingginya perkawinan usia dini dan masih tingginya kelahiran pada usia remaja.
"Pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan seksual juga masih rendah. Selain itu kejadian kehamilan pada usia remaja juga masih tinggi," ungkapnya.