Menantu Presiden RI Joko Widodo itu menuturkan, jika rapat yang digelar juga sekaligus untuk menginformasikan kepada stakeholder terkait baik yang terlibat langsung maupun tidak.
Dengan begitu, diharapkan rencana pembangunan underpass sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Dalam pengerjaannya tentu dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari rekan-rekan stakeholder terkait,” terangnya dilanjutkan dengan mempersilahkan pihak stakeholder untuk menyampaikan saran dan masukan mereka guna mendukung kelancaran pembangunanprogram Pemko Medan tersebut.
Selain underpass Jalan Prof HM Yamin, rapat tersebut juga membahas rencanan pembangunan underpass di Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Juanda Medan.
Kembali, pesan yang sama juga disampaikan Bobby Nasution yakni memastikan aliran drainase atau tempat penampungan serta pembuangan air di underpass agar tidak menggenangi jalan nantinya.
Disamping kedua underpass tersebut, Pemko Medan juga akan membangun overpass di sekitar Lapangan Merdeka Medan, persisnya di depan Stasiun Kereta Api Medan. Secara keseluruhan, Bobby Nasution menyambut baik konsep dan perencanaan pembangunan yang diajukan.
Dalam slide gambaran yang ditampilkan pihak konsultan, terlihat nantinya sisi bagian dari Stasiun Kereta Api Medan akan lebih tertata dan aestetik.
Hal ini juga sejalan dengan revitalisasi Lapangan Merdeka. Nantinya, Stasiun Kereta Api Medan juga akan terintegrasi dengan moda transportasi umum Trans Metro Deli.