jaringberita.com -Pos SAR Tanjung Balai Asahan bersama Potensi SAR lainnya kembali melihat pencarian seorang pemuda yang hanyut terseret arus sungai bilah, Rabu, ,(12/04/2023) sore lalu.
Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. mengatakan Pencarian hari kedua dilanjutkan pagi tadi menggunakan Perahu LCR milik Pos SAR Tanjung Balai Asahan dan LCR BPBD Labuhan Batu yang dibantu dari Personil Polres Labuhan Batu.
Selain itu, Personil Rescuer Pos SAR Tanjung Balai Asahan juga melakukan pencarian menggunakan alat Aqua Eyes dan Underwater Searching Device (UWSD) yang berfungsi mendeteksi keberadaan korban dibawah air.
" Pencarian akhirnya membuahkan hasil, korban akhirnya ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.50 wib berjarak 100 meter dari lokasi awal perahu korban terbalik. Korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan persemayaman,"terangnya.
Diketahui sebelumnya, Rabu, 12/04/2023, seorang Pemuda an. Rama Syahputra (17) warga Desa Lingkungan 3 Kampung Salam Kel. Sioldengan Kec. Rantau Selatan Kab. Labuhan Batu hilang pasca Perahu yang ditumpangi bersama 2 orang rekannya nya mengalami kebocoran dan akhirnya terbalik di sungai Bilah Rantau Prapat.
Kronologis kejadian bermula saat korban bersama dua orang rekannya sedang menaiki perahu untuk mencari ikan di sungai bilah, Rabu (12/04/2023). Namun naas sekitar pukul 17.00 wib, perahu korban mengalami kebocoran dan mengakibatkan perahu kemasukan air dan terbalik. Kedua rekan korban berhasil menyelamatkan diri namun korban hilang terseret arus sungai. Warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian namun tak kunjung ditemukan hingga akhirnya dilaporkan ke Pos SAR Tanjung Balai Asahan esok hari.