Masyarakat Binjai Lebih Pilih Tebar CCTV di Medsos Daripada Lapor Polisi


Masyarakat Binjai Lebih Pilih Tebar CCTV di Medsos  Daripada Lapor Polisi
jaringberita.com -Masyarakat Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut), lebih memilih tebar rekaman CCTV ke Media Sosial (Medsos) ketimbang melaporkan kasus pencurian kotak infak Musola ke Kantor Polisi.

Peristiwa itu terjadi di Musala Khairunnas Jalan Madura, Lingkungan III, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatra Utara, pada Minggu tanggal 1 Januari 2023 lalu, sekitar pukul 09.40 WIB lalu

"Hasil rekam, pelaku datang ke musala sekitar pukul 09.40 WIB. Pelaku melakukan pemantauan seperti duduk dan rebahan di teras musala dan aksinya ini terekam CCTV," kata Ikhwan Ahmadi, petugas musala, Rabu (4/1/2023).

Setelah beberapa menit melakukan pemantauan, jelas dia, tampak pelaku langsung masuk ke dalam musala. Saat itu, kondisi musala memang terbuka atau pintunya tidak terkunci. "Karena pada pagi hari biasanya pintu memang dibuka," terang dia.

Pelaku pun masuk ke dalam musala dengan membawa satu buah besi yang telah disiapkan sebelum mencongkel kotak infaq. "Pelaku mencongkel kotak infaq dengan menggunakan besi dan membongkar kotak yang berada didalam musala," jelas Ikhwan.

"Dari rekaman CCTV yang berada di sudut musala, pelaku terlihat sendirian menjalankan aksinya," sambung dia.

Dirinya menduga, jika pelaku bukan warga sekitar, hal ini dikarenakan warga sekitar tak mengenali pelaku sama sekali. "Kami masyarakat sekitar musala, sama sekali tidak mengenali pelaku. Mungkin dia (pelaku) bukan orang sini atau warga Kota Binjai itu," papar Ikhwan.

Kejadian pencurian uang kotak infaq Musala Khairunnas ini, baru terjadi yang pertama kalinya. Atas kejadian ini, pihak musala enggak ada buat laporan ke polisi. "Tetapi rekaman CCTV nya sudah kami sebar di media sosial agar diketahui masyarakat Kota Binjai lainnya," kata Ikhwan.

Meski demikian, dirinya mengakui, jika pihak musala kedepan akan lebih berhati-hati dan mewaspadai. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa. Sementara itu, total uang yang ada di dalam kotak infaq tidak diketahui secara pasti berapa jumlahnya.

"Waspada harus tetap kami lalukan, tapi kami tidak bisa juga mencurigai atau membatasi. Pada dasarnya, kita akan selalu memperhatikan setiap orang yang masuk untuk mengantisipasi hal serupa. Memang biasanya, asal kami buka kotak infaq total bisa mencapai ratusan ribu rupiah," tegas Ikhwan.

Penulis
: redaksi
Editor
: jrb

Tag: