jaringberita.com -
Pemko
Medan
menerima
penghargaan
Universal
Health
Coverage
(UHC)
Award
karena
dianggap
berhasil
mencapai
jumlah
kepesertaan
Jaminan
Kesehatan
Nasional
(JKN)
melebihi
95
persen
dari
jumlah
penduduk.
Berdasarkan dari data Dashboard Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per-1 Maret 2023, capaian UHC Kota Medan sebesar 2.434.358 jiwa atau 96,33 persen dari total jumlah penduduk Kota Medan sebesar 2.527.050 jiwa.
Ada pun rinciannya, 666.100 jiwa berasal dari Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui pendanaan APBN, 537.078 jiwa berasal dari PBI melalui pendanaan APBD.
Kemudian, 702.010 jiwa berasal dari Pekerja Penerima Upah (PPU), 458.457 jiwa berasal dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/Pekerja Informal) dan 70.713 jiwa berasal dari Bukan Pekerja (BP) yang terdiri dari investor, pemberi kerja, veteran, perintis kemerdekaan dan pensiunan.
Selain Kota Medan, ada 81 kota di Indonesia yang juga mendapatkan Penghargaan UHC yang diberikan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia tersebut.
Sedangkan untuk kota di Provinsi Sumut, selain Kota Medan, ada 4 kota lainnya seperti Kota Gunung Sitoli, Sibolga, Tebing Tinggi dan Tanjung Balai juga mendapatkan penghargaan yang sama.
Penghargaan yang diserahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti diterima langsung Wakil Walikota Aulia Rachman di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023).
Aulia Rachman mengaku, UHC Award ini menjadi bukti keseriusan Walikota Medan Bobby Nasution untuk mewujudkan visi misi sekaligus komitmen dalam merealisasikan program prioritas, salah satunya peningkatan pelayanan kesehatan.
“Untuk itu, mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar apa yang menjadi program dan visi misi Pak Wali Kota bisa berjalan lancar untuk membawa perubahan bagi Kota Medan menjadi lebih baik lagi ke depannya menuju Medan berkah, maju dan kondusif,” katanya mengutip situs resmi Pemko Medan, Rabu (15/3/2023).
Sebelumnya, Wakil Presiden RI KH Maaruf Amin dalam arahannya menyampaikan jika sebagai salah satu program strategis nasional sejak 2014, JKN telah menjadi tonggak revolusioner dalam penataan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia.
“Di mana, Indonesia menjadi salah satu negara dengan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan yang besar, sehingga hampir seluruh penduduk mendapat perlindungan kesehatan yang memadai,” ujarnya.