jaringberita.com - Korban tewas kebakaran di rumah toko (Ruko) yang merupakan bengkel motor milik Darwin Manurung di Jalan Letjen Jamin Ginting bertambah satu orang setelah sebelumnya tiga dinyatakan meninggal dunia.
Korban tewas terakhir adalah, anak kedua Darwin Manurung berinisial GNM, berusia 5 tahun.
Informasi diperoleh, bocah malang ini tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit dua hari karena luka bakar serius.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipda Elia Karo-karo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran.
"Kemarin Bid Laboratorium Forensik Polda Sumut juga turun ke lokasi membawa sejumlah barang bukti berupa gembok dan jaringan listrik," katanya, Senin (28/11/2022).
Dia menjelaskan, pengambilan sampel dan barang bukti untuk mengetahui penyebab awal kebakaran yang menewaskan empat orang tersebut.
"Yang jelas sumber api masih dalam penyelidikan dan sudah ditangani Labfor Polda Sumut. Kita belum berani menyimpulkan makanya kita lihat dulu darimana sumber api," ujarnya.
Elia menyatakan, belum bisa memeriksa pemilik rumah karena masih trauma kehilangan seorang adik dan tiga anak kandungnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, saat kejadian rumah yang juga tempat usaha bengkel itu digembok dari dalam.
Diduga, saat kejadian korban sedang beristirahat sehingga ketika tersadar tak bisa lagi menyelamatkan diri melalui pintu depan.
Sementara, korban memilih mencoba menyelamatkan diri ke kamar mandi karena akses satu-satunya hanya dari pintu depan.
"Yang jelas akibat luka bakar korban terakhir meninggal, parah luka bakarnya," pungkasnya.
Sebelumnya, kebakaran hebat menewaskan tiga orang penghuni rumah dan satu kritis pada, Sabtu (26/11/2023) kemarin.
Adapun para korban, yakni berinisial EM (23) adik pemilik rumah. Kemudian tiga anak kandung pemilik rumah MM (7), DKM (1,2) dan GM (5).