Kesekian Kalinya SD Negeri 060786 Medan Timur Kemalingan, Kali Ini Tv Hingga Pintu Besi Digasak


Kesekian Kalinya SD Negeri 060786 Medan Timur Kemalingan, Kali Ini Tv Hingga Pintu Besi Digasak
istimewa
Kesekian Kalinya SD Negeri 060786 Medan Timur Kemalingan, Kali Ini TV Hingga Pintu Besi Digasak
Ali Udin Siregar juga menambahkan aksi pencurian juga pernah terjadi beberapa waktu lalu. Maling menggasak pagar besi sekolah sepanjang 15 meter. Pencurian itu telah di laporkan ke Polsek Medan Timur, namun pelakunya belum terungkap. Bahkan laporan polisi juga dibuat karena sepeda motor guru sekolah hilang di halaman sekolah SD 060786.

Kemudian pada Selasa (1/2/2022) lalu sekitar pukul 03.00 dini hari, pelaku pencurian dengan mudahnya masuk ke halaman sekolah dikarenakan samping kanan sekolah tidak lagi memiliki pagar besi karena hilang dicuri. "Kalau laporan polisinya ada 3 kali, termaksud kehilangan sepeda motor guru di halaman sekolah. Kalau yang lain banyak tapi tidak dilaporkan, karena sudah terlalu sering," bilangnya dan kembali menunjukan bukti lapor terdahulu Nomor : STTLP / 481/ VII / 2020 / Restabes Medan / Sek. Medan Timur.

Selain itu, sambung Ali Udin, kondisi pagar besi yang telah hilang semakin memicu aksi pencurian di sekolah dengan mudah. Bahkan, kini halaman sekolah jadi lokasi pedagang Tuak dengan seringnya ditongkrongi para pemabuk.

"Kami pun jadi resah, sudah ada 3 sepeda motor hilang disekolah ini bahkan lektop dan inventaris sekolah sebelumnya juga pernah kehilangan. Ditambah lagi sering ramai orang nongkrong di halaman sekolah karena ada penjual Tuak. Kami sudah larang, tapi mereka nggak menggubris," bilangnya.

Abdul Muis Tanjung (64) seorang tukang pangkas yang sudah puluhan tahun membuka usaha pangkasnya di sebelah sekolah tersebut mengaku, SD Negeri 060786 mengaku memang sekolah itu kerap menjadi sasaran pencuri.

Sampai-sampai suatu saat ia pernah melihat orang lain yang hendak mencuri pagar besi sekolah dengan cara merusak dan memotong besinya. "Naik angkot pelakunya, saya melihatnya lalu saya tegur, kemudian pria itu kabur," terangnya.

Dirinya menduga pelaku pencuri besi pagar sekolah itu menggunakan becak atau mobil sebagai alat angkut. "Saya tau dulu pagar ini besi, mungkin ini dicuri waktu malam, dan saya siang membuka pangkas disini," tutur Abdul Muis sembari menunjuk ke tempat usahanya yang bersebelahan dengan pagar sekolah.

Penulis
: Kos
Editor
: La Tansa

Tag: