jaringberita.com -Tim SAR Gabungan yang dikoordinir oleh Basarnas Medan Jumat (26/5) pagi kembali melanjutkan pencarian seorang remaja yang hanyut di sungai Lae Kombih, Selasa (23/05/2023) lalu.
Pencarian yang dilakukan tim SAR Gabungan tidak hanya menggunakan perahu rafting dan scouting darat, selain itu tim juga memasang jaring di hilir sungai sejak sehari pasca kejadian.
" Alhamdulilah berkat Sinergitas dan koordinasi yang baik dengan seluruh unsur yang terlibat dan masyarakat setempat, korban akhirnya ditemukan Jumat (26/05) pagi sekitar pukul 09.30 Wib dalam keadaan meninggal dunia,"ucap Budiono selaku Kepala Kantor Basarnas Medan, Sabtu (27/5).
Korban tersangkut dijaring yang dipasang oleh tim SAR Gabungan berjarak sekitar 3 km dari lokasi awal korban hanyut.
"Selanjutnya langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Budiono.
Diketahui sebelumnya, Selasa, 23/05/2023 personel siaga Kantor Basarnas Medan menerima informasi terkait adanya seorang remaja pria Natanael Gajah (14) warga Dusun Jambure Desa Siempati Rube I Kec. Simepat Rube Kab. Phakpak Barat hanyut terseret arus sungai Lae Kombih.
Menurut informasi yang diterima Kronologis kejadian bermula saat korban pada Selasa (23/05/2023) siang sekitar pukul 14.00 Wib bersama tiga orang rekannya pulang dari tempat les bersama-sama mandi ke sungai Lae Kombih.
Namun naas, diduga korban tak sanggup melawan arus sungai tiba-tiba korban terseret arus sungai yang cukup deras dan langsung hilang. Rekan-rekan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan diteruskan ke Kantor Basarnas Medan untuk dilakukan pencarian.