jaringberita.com -Bupati
Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, M.Si membuka secara resmi
Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024 tingkat Kecamatan di Kecamatan Pangaribuan.
Turut hadir Ketua DPRD Taput Rudi Nababan, Anggota DPRD Toman Silitonga, Jonri Tampubolon dan Mangoloi Pardede, para Pimpinan OPD Tapanuli Utara, Forkopimca, Camat Kecamatan Pangaribuan Mitsu Gultom, para Kepala Desa dan Lurah Kecamatan Pangaribuan dan tokoh Masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyebut, pelaksanaan Musrenbang ini sebagai media interaktif bagi segenap stakeholders dikecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program atau kegiatan tahun anggaran berikutnya.
Disisi lain, Bupati Taput mengatakan, hasil rekapitulasi dari pelaksanaan Musrenbang tersebut harus menjadi dasar dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan ini, sehingga tercipta sinergitas dan sinkronisasi pembangunan.
Selanjutnya hasil dari Musrenbang tingkat kecamatan ini akan menjadi bahan kerja dalam forum perangkat daerah sebagai tahapan perencanaan selanjutnya dalam penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPD) Tapanuli Utara tahun 2024.
Menurut Bupati Nikson Nababan ada enam poin kriteria yang harus diprioritaskan dalam menyusun perencanaan pembangunan antara lain
1)Pembangunan Infrastruktur dengan focus meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas jalan;
2) Pembangunan dan Pengembangan Usaha Ekonomi Kerakyatan dengan focus meningkatkan pertumbuhan UMKM, peningkatan kontribusi PDRB sector perdagangan, meningkat nilai investasi, meningkatkan koperasi berkualitas;
3) Meningkatkan daya saing produk pertanian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan dengan salah satu focus yaitu meningkatkan produksi dan kualitas produk pertanian;
4) Meningkatkan kualitas layanan Pendidikan dan Kesehatan dengan focus pemulihan standard pendirikan dan meningkatkan layanan Kesehatan yang berkualitas;
5) Pengembangan Wisata dengan fokus meningkatkan pengembangan dan pengelolaan destinasi wisata dan
6) Meningkatkan capaian kinerja pembanganunan dengan fokus diantaranya meningkatkan akuntabilitas kerja, meningkatkan kualitas pelayanan public dan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.