jaringberita.com - Menyikapi kenaikan yang terjadi pada harga beras,
Pemko Medan meminta
Bulog untuk memasok beras yang diperuntukan bagi Kota Medan menjadi 50 ton perhari.
Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, hal ini agar kebutuhan beras masyarakat di ibu kota Provinsi Sumut ini bisa tercukupi, sekaligus sebagai upaya untuk menurunkan harga.
“Tadi kita sudah tanya langsung ke Bulog, memang tonase untuk Kota Medan peruntukkannya masih di bawah 50 ton/hari. Tapi, Alhamdulillah, tadi kita sudah sepakat di sini setelah ini pasokan untuk Kota Medan akan menjadi 50 ton/hari. Nanti secara administrasi akan kita lengkapi,” ungkapnya saat meninjau Pasar Sukaramai di Jalan AR Hakim Medan, Jumat (17/3/2023).
Lebih lanjut Bobby menyatakan, jika komoditas beras memang menjadi instruksi Presiden RI untuk terus dipantau.
“Nah, di sini ada Kedai Kita dan harga beras yang ditawarkan juga relatif lebih murah. Sebagian warga tadi mengeluhkan, kalau sudah agak siang berasnya habis. Jadi, itu sudah kita mintakan ke Bulog untuk menambah ya,” imbuhnya.
Disinggung soal harga bahan pokok lainnya, Bobby menuturkan, jika komoditas lainnya terbilang relatif stabil. Misalnya harga cabai merah dan daging, namun, untuk harga telur terjadi kenaikan Rp100/butir.
“Langkah yang paling utama kita lakukan adalah tentu pemenuhan pasokannya. Tapi, terjadinya paceklik dan panen raya tentu juga sangat mempengaruhi harga. Untuk telur, kita akan bekerja sama dengan beberapa daerah lain di Sumut untuk menyikapinya. Jadi, kalau misalnya di daerah A belum panen, kita bisa ambil dari daerah B,” pungkasnya.