BBPOM di Medan Gelar FGD Pengawasan Pangan Fortifikasi


BBPOM di Medan Gelar FGD Pengawasan Pangan Fortifikasi
Istimewa
BBPOM di Medan melaksanakan FGD pengawasan pangan fortifikasi

jaringberita.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengawasan Pangan Fortifikasi, Selasa (6/12/2022).

Dalam FGD tersebut dihadirkan sejumlah pelaku usaha, beberapa perusahaan pangan dan Perguruan Tinggi serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan.

Kepala BBPOM di MedanMartin Suhendri mengatakan, FGD ini merupakan tindak lanjut hasil pengawasan BBPOM. Di mana diketahui bahwa stunting di Indonesia belum tuntas.

Dia menjelaskan, salah satu tupoksi mereka adalah mengawasi bahan makanan yang difortifikasi atau diperkaya dengan yodium atau vitamin tertentu. Dalam hal ini pihaknya menemukan beberapa perusahaan garam yang kadar yodiumnya dibawah standar yaitu dibawah 30 ppm.

"Persyaratan garam berkualitas baik itu 30 ppm sampai 80 ppm. Oleh karena itu kita sengaja memanggil pelaku usahanya dan mengundang instansi terkait untuk membahas bersama dan juga perguruan tinggi dengan expert supaya diketahui kaitannya dengan stunting," jelasnya.

Martin menyebutkan, kalau yodium pada garam selalu kurang maka konsumen dalam hal ini akan dirugikan. Ini juga, sebutnya, ada kaitannya dengan penyebab stunting saat ini, sehingga fortifikasi ini diharapkan dapat mengantisipasi penyakit tertentu salah satunya menurunkan stunting.

"Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah daerah yang sudah aktif. Kita juga mengimbau kepada pelaku usaha agar setiap ada surat teguran supaya disikapi dan ditindaklanjuti dengan baik," sebutnya.

Editor
: Nata

Tag: