Rabu, 07 Oktober 2026

Situs Sejarah di Sumut Banyak jadi Bagian dari Sejarah Dunia

- Senin, 20 Maret 2023 02:30 WIB
Situs Sejarah di Sumut Banyak jadi Bagian dari Sejarah Dunia
Istimewa
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima kunjungan arkeolog Inggris, Edmund Edwards McKinnnon
jaringberita.com - Seorang arkeolog asal Inggris, Edmund Edwards McKinnon menyatakan jika situs-situs sejarah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) banyak yang merupakan bagian dari sejarah dunia.

Untuk itu, menurutnya diperlukan intervensi Pemerintah Daerah agar penyelamatan situs tersebut mutlak diperlukan.

Didampingi sejarawan Unimed Ichwan Azhari, McKinnon menyampaikan hasil observasinya selama sepekan terhadap berbagai situs sejarah yang ada di Sumut, seperti Situs Buluh Cina, Situs Kota Rantang, Situs Benteng Puteri Hijau, serta rumah pengasingan Bung Karno di Brastagi ketika bertemu dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinasnya, Jumat (17/3/2023) lalu.

Selama beberapa hari di Kota Medan, McKinnon memberikan masukan tentang langkah-langkah yang sebaiknya ditempuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam menyelamatkan berbagai situs sejarah yang terancam hilang.

"Situs-situs sejarah di Sumut banyak yang merupakan bagian dari sejarah dunia. Penyelamatannya sekaligus berarti menyelamatkan kepingan sejarah dunia," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyambut baik kedatangan McKinnon dan mengharap berbagai masukan dari Mckinnon untuk ditindaklanjuti.

"Saya undang anda untuk datang lagi ke Sumut, mengobservasi berbagai situs dan warisan sejarah yang ada di Sumut," ujarnya.

Menurut Edy, dirinya telah berkomitmen untuk memelihara warisan dan situs sejarah yang ada di Sumut. Hal itu sudah diwujudkan dengan mengalokasikan anggaran Pemprov Sumut antara lain untuk revitalisasi Benteng Putri Hijau, revitalisasi Pusat Islam tertua di Nusantara di Barus, Tapanuli Tengah, dan membangun monumen Pahlawan Nasional Amir Hamzah.

Kemudian merehabilitasi rumah pengasingan Bung Karno di Brastagi dan Parapat dan beberapa situs lainnya yang akan terus dipelihara dan direvitalisasi.

"Saya butuh masukan para arkeolog dan sejarawan," kata Edy.

Lebih lanjut, McKinnon menyatakan sejarah Sumut, baik di Pantai Timur maupun Pantai Barat merupakan sejarah yang penting dalam hubungannya dengan sejarah internasional. McKinnon yang kini berusia 83 tahun ini merupakan peneliti sejarah kuno Sumut sejak tahun 1970, dan dirinya sangat mengapresiasi komitmen Gubernur Edy Rahmayadi.

Editor
:
Tags
beritaTerkait
Edy Rahmayadi Sebut Visi dan Misi Eramas Baru Tercapai 68 Persen
Sugiat Santoso: Tata Kelola Birokrasi Hancur Lebur Ditangan Edy Rahmayadi
Jokowi dan Edy Rahmayadi Semobil Tinjau Harga Bahan Pokok dan Bagikan BLT di Pasar Binjai
Edy Rahmayadi:  Setelah Tidak Jadi Gubernur, Saya Main-main Sama Cucu
Maknai Hari Kemerdekaan, Edy Rahmayadi Tekankan Kolaborasi dan Peningkatan SDM Kunci Kemajuan Bangsa
Kukuhkan Kukuhkan 70 Paskibraka Sumut, Ini Pesan Gubernur Edy
komentar
beritaTerbaru